Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/11/2022, 15:00 WIB

KOMPAS.com - Leher yang kaku akan menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman saat melakukan aktivitas.

Health Direct menyebutkan bahwa ketika leher kaku dibiarkan saja, akan muncul rasa sakit kronis yang tidak kunjung hilang.

Baca juga: Gejala dan Penyebab Leher Kaku

Leher yang kaku sebenarnya tidak direkomendasikan untuk diatasi sendiri dan diperlukan bantuan dari dokter untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.

Meskipun begitu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa kaku pada leher.

1. Mengaplikasikan kompres dingin atau hangat

Healthline menyebutkan bahwa kompres dingin menggunakan es akan mengurangi peradangan dan pembengkakan dengan cara mengurangi aliran darah pada area yang terasa sakit.

Sedangkan kompres hangat akan menstimulasi aliran darah sehingga kombinasi keduanya disarankan untuk mengatasi leher yang kaku.

Aplikasikan kompres dingin selama 20 menit dan ganti dengan kompres hangat selama 20 menit, ulangi beberapa kali sehari.

2. Mengonsumsi obat anti nyeri

Mengaplikasikan kompres hangat atau dingin terkadang tidak memberikan hasil yang maksimal pada beberapa orang.

Medical News Today menyarankan untuk mengonsumsi obat anti nyeri, seperti ibuprofen atau naproxen, untuk mengurangi rasa sakit yang muncul.

Namun, perlu diperhatikan bahwa konsumsi obat ini bisa mengganggu kinerja obat lain yang sedang dikonsumsi sehingga perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Baca juga: 4 Rekomendasi Gerakan Peregangan Otot untuk Mengatasi Sakit Leher

3. Melakukan peregangan

Melakukan peregangan ringan bisa mengurangi rasa kaku pada leher.

WebMD menyarankan untuk menekuk kepala ke depan, ke belakang, kemudian ke atas dan ke bawah.

Gerakan peregangan ini akan melonggarkan otot leher, namun perlu segera dihentikan ketika rasa sakit muncul untuk menghindari cedera.

4. Memperbaiki postur tubuh

Postur tubuh yang salah bisa menyebabkan kaku pada leher.

Tidak hanya waktu tidur saja, namun postur ketika berdiri dan duduk juga perlu diperhatikan.

Mayo Clinic menyarankan untuk menegakkan kepala dan melihat layar dalam posisi yang sejajar dengan mata agar leher tidak perlu dibungkukkan dalam waktu lama.

Mengganti posisi tubuh secara berkala juga disarankan agar tubuh dan leher tidak menjadi kaku.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Sakit Leher

5. Mengobati sakit gigi

Rasa kaku pada leher yang dibarengi dengan sakit kepala atau nyeri pada area rahang bisa menjadi gejala dari sakit gigi.

Menyembuhkan sakit pada gigi bisa menurunkan tekanan pada rahang dan otot leher.

6. Mengurangi aktivitas

Cleveland Clinic menyarankan untuk beristirahat sejenak dari aktivitas fisik yang memberikan tekanan pada leher.

Solusi ini bisa menjadi solusi sementara, terlebih ketika leher yang kaku muncul setelah melakukan aktivitas fisik tertentu.

Masa istirahat yang diperlukan akan bergantung pada tingkat keparahannya dan biasanya perlu saran dari dokter.

Baca juga: 7 Manfaat Melakukan Peregangan, Tak Hanya untuk Otot Kaku

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+