Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/11/2022, 21:01 WIB

KOMPAS.com - Di beberapa kasus kehamilan, dokter terkadang menyebut salah satu masalah yang perlu diwaspadai adalah janin tidak berkembang.

Dilansir dari Whattoexpect, masalah kehamilan ini dapat diketahui dengan pemeriksaan rutin USG saat hamil.

Atau, saat pemeriksaan fundus atau mengukur jarak rentang tulang kemaluan ke bagian atas rahim untuk melihat pertumbuhan janin.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada gangguan kehamilan ini, kenali beberapa penyebab janin tidak berkembang yang perlu ibu hamil ketahui.

Baca juga: 7 Ciri-ciri Janin Tidak Berkembang yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil

Penyebab janin tidak berkembang

Dilansir dari Kid’sHealth, penyebab janin tidak berkembang bisa berasal dari masalah genetik, kekurangan nutrisi, sampai penyakit yang menyerang ibu hamil, seperti:

  • Kelainan kromosom

Kelainan kromosom pada bayi dalam kandungan bisa terjadi pada saat fase pembelahan sel ketika pembuahan. Kondisi ini bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan.

  • Masalah pada plasenta atau rahim

Gangguan pada plasenta (jaringan yang membawa nutrisi dan oksigen ke janin di dalam kandungan) dan rahim juga bisa mengganggu perkembangan janin. Kondisi ini bisa disebabkan ibu hamil dulunya memiliki kebiasaan merokok, minum alkohol berlebihan, atau menyalahgunakan narkoba.

  • Infeksi pada ibu hamil

Beberapa infeksi pada ibu hamil seperti cytomegalovirus, campak Jerman (rubella), toksoplasma, atau sifilis juga bisa memengaruhi kehamilan dan menyebabkan janin tidak berkembang.

Baca juga: 5 Ciri-ciri Janin Sehat dan Normal dalam Kandungan

  • Efek samping obat tertentu

Beberapa jenis obat seperti obat anti-kejang terkadang menyebabkan efek samping gangguan pada kehamilan. Untuk itu, setiap ibu hamil dianjurkan berhati-hati dan berkonsultasi ke dokter sebelum mengonsumsi segala jenis obat.

  • Masalah kesehatan tertentu

Penyebab janin tidak berkembang terkadang juga bisa berasal dari masalah kesehatan yang diderita ibu hamil, seperti penyakit lupus, anemia, hipertensi, diabetes, penyakit jantung, penyakit ginjal, atau gangguan pembekuan darah.

Mengingat ada banyak faktor penyebab janin tidak berkembang, para calon ibu yang mendambakan buah hatinya tumbuh dengan sehat sebaiknya mempersiapkan kehamilan dengan seksama.

Upayakan untuk menjaga pola makan sehat, cukup tidur, tidak merokok atau mengonsumsi alkohol atau narkoba, dapatkan vaksin untuk penyakit yang bisa diantisipasi dengan imunisasi, serta kontrol penyakit selama kehamilan.

Baca juga: Berapa Kali Sebaiknya Melakukan USG saat Hamil?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+