KOMPAS.com - Banyak orang merasa tak nyaman saat jerawat breakout muncul di wajah.
Terlebih ketika breakout, tidak hanya jerawat yang timbul, tapi sering kali disertai dengan komedo dan benjolan merah.
Kondisi tersebut biasanya juga mengakibatkan kulit terasa gatal, kemerahan, dan nyeri.
Baca juga: 7 Penyebab Jerawat Hormonal dan Cara Mengatasinya
"Pada kasus terjadinya breakout atau kekambuhan yang tiba-tiba biasanya sering dipicu oleh pemakaian produk perawatan yang tidak cocok atau tidak sesuai dengan kondisi kulitnya," ujar dr. Khoirul saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/9/2024).
Dokter yang berpraktik di Be Hati Skin Clinic Solo itu melanjutkan, orang yang mengalami breakout di wajah perlu menghentikan semua produk perawatan skincare-nya dan segera melakukan konsultasi dengan dokter yang berpengalaman.
Khoirul juga menyarankan untuk tidak berupaya mencari dan menggunakan obat tanpa rekomendasi dari dokter karena justru membuat jerawat semakin parah dan tidak kunjung sembuh.
Baca juga: 5 Perawatan Kulit yang Memperburuk Jerawat Usia Dewasa
Untuk membersihkan wajah berjerawat, dokter Khoirul mengimbau agar wanita ataupun pria memakai sabun yang diformulasikan khusus untuk kasus jerawat.
"Hal yang paling penting adalah segera diobati dan tidak coba-coba sendiri (tanpa petunjuk dokter) karena jerawat yang tidak segera sembuh itu akan membuat kerusakan pada kulit dan bisa meninggalkan kecacatan berupa bopeng, tentu juga membuat penampilan estetik wajahnya kurang bagus dikemudian hari," katanya.
Hindari pula memencet jerawat karena dapat menyebabkan peradangan yang lebih parah dan bekas luka.
"Pada kondisi jerawatan sebaiknya tidak dipencet-pencet sendiri karena bila kurang aseptis bisa memicu terjadinya infeksi dan juga justru menambah peradangannya," imbuh Khoirul.