Kamis, 23 November 2017

Health

Hindari Redakan Stres dengan "Wine"

Ilustrasi.

KOMPAS.com — Wine dinilai sebagai minuman beralkohol yang paling sehat, teman untuk menyantap hidangan hingga pengusir stres. Namun, sehatkah mengonsumsi wine setiap hari?

Minum wine setiap malam, dengan takaran setengah gelas untuk minuman tersebut, secara teknis tidaklah menjadi masalah, menurut paparan Gail Saltz, MD, seorang psikiater dan komentator televisi di New York yang mengkhususkan diri dalam kesehatan, seks, dan percintaan.

Akan tetapi, jika Anda menggunakan wine sebagai pengusir stres, tak bisa merasa rileks tanpa tegukan wine setiap malam, itu patut menjadi perhatian.

Menggunakan alkohol untuk mengelola stres dan kecemasan membuat seseorang jauh lebih mungkin untuk mengembangkan masalah dengan kecanduan dan penyalahgunaan zat.

Orang yang memberikan toleransi alkohol, dari waktu ke waktu, akan menjadikan minuman keras sebagai pencipta efek relaksasi atau menenangkan dalam tubuh. Akhirnya, satu gelas wine tidak akan cukup lagi untuk membantu menemukan ketenangan sehingga Anda ke depannya akan membutuhkan dua gelas, atau tiga gelas, atau lebih.

Juga, dengan minum wine setiap hari, Anda meningkatkan risikonya menjadi ketergantungan. Pada akhirnya, saat memutuskan untuk tidak meminumnya satu malam, Anda mungkin merasa lebih mudah mengalami stres atau kecemasan yang pada gilirannya bisa membuat Anda ingin minum lagi.

Saltz menyarankan, lakukan beberapa kegiatan lain untuk bersantai. Olahraga, meditasi, bernapas dalam-dalam, yoga, bahkan menonton tayangan serial favorit Anda, itu merupakan cara yang sehat untuk melepas lelah ketimbang mengonsumsi alkohol.

Anda tidak harus meninggalkan wine sepenuhnya, tetapi sebaiknya jangan mengonsumsi setiap malam. Jika kebiasaan baru tidak juga membuat Anda lebih tenang dan mengurangi tingkat stres, pertimbangkan untuk bertemu dengan seorang terapis yang berpengalaman untuk mengobati kecemasan.

Penulis: Ayunda Pininta
Editor : Bestari Kumala Dewi
Sumber: Fox News,