Minggu, 24 September 2017

Health

KONSULTASI SEKS Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS
Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi)

Kualitas Sperma dan Kehamilan

Thinkstock Ilustrasi.

TANYA:

Apakah benar bila seorang pria tidak bisa memproduksi sperma dalam jumlah banyak, sehingga dalam sehari ada jumlah maksimal ia bisa mendapatkan ejakulasi? Adakah cara untuk meningkatkan kesehatan sperma untuk pasangan yang baru menikah supaya cepat mendapat keturunan dok?
Harun (23), Serang

JAWAB:

Kehamilan terjadi bila hubungan seksual dilakukan pada saat subur perempuan, dengan kondisi kesuburan pria yang cukup. Kesuburan pria dapat dilihat dari kualitas dan kuantitas sel soermatozoa di dalam cairan sperma.

Ada banyak faktor yang dapat mengakibatkan gangguan sperma sehingga pria menjadi tidak subur. Untuk mengetahui bagaimana kesuburan pria, mutlak diperlukan pemeriksaan sperma. Tetapi untuk mengetahui apa penyebab gangguan kesuburan pria, diperlukan pemeriksaan fisik dan bila perlu didukung oleh pemeriksaan laboratorium.


Editor : Lusia Kus Anna

FORM KONSULTASI

Tahun
Cm
Kg
Incorrect please try again
ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat