Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/02/2017, 14:09 WIB
Lily Turangan

Penulis

Sumber WebMD

KOMPAS.com - Anak-anak yang dikandung melalui teknologi pembuahan dengan bantuan teknologi, seperti in vitro fertilization atau kerap disebut bayi tabung, dua kali lebih mungkin untuk memiliki autisme dibanding anak yang dikandung sebagai hasil pembuahan alamiah, demikian menurut sebuah studi.

Studi itu melibatkan hampir enam juta anak yang lahir dari tahun 1997 hingga 2007. Setelah mempertimbangkan beberapa faktor lain seperti pendidikan ibu dan kelahiran kembar, peningkatan risiko terlihat hanya untuk ibu di bawah usia 35 tahun, kata para peneliti.

"Nampaknya, sebagian besar risiko autisme terjadi pada transfer embrio tunggal," kata pemimpin studi, Peter Bearman, seorang profesor ilmu sosial di Columbia University di New York City.

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

Bearman menambahkan, tidak ada peningkatan risiko yang signifikan terhadap gangguan perkembangan saraf pada anak-anak perempuan dari ibu yang baru memiliki satu orang anak.

"Mengetahui bahwa kita dapat mengurangi risiko autisme dengan cara membatasi prosedur transfer sel telur tunggal, adalah sangat penting bagi wanita yang akan menjalani prosedur IVF supaya mereka dapat membuat keputusan yang lebih baik," katanya.

Hasil studi telah diterbitkan secara online dalam American Journal of Public Health tanggal 19 Maret baru-baru ini.

Baca juga: Profil Surya Sahetapy, Putra Ray Sahetapy yang Berprofesi Dosen di Amerika

Teknologi reproduksi bantuan mencakup semua perawatan kesuburan di mana sel telur dan sperma terjadi di luar tubuh. Pada IVF, di mana pembuahan terjadi di laboratorium, biasanya dokter memetik lebih dari satu telur untuk dibuahi. Hal ini dapat menyebabkan kelahiran kembar.

Untuk studi ini, tim Bearman mengumpulkan data dari 5,9 juta kelahiran di California, termasuk 48.865 bayi dikandung melalui reproduksi bantuan dan 32.922 anak autis.

Para peneliti membandingkan insiden autisme pada kelahiran yang melibatkan teknologi fertilisasi bantuan dengan yang tidak (pembuahan alamiah di dalam tubuh).

Baca juga: 9 Buah yang Bantu Redakan Asam Urat secara Alami

"Ada hubungan antara IVF dengan autisme. Tetapi, ketika kami mengontrol karakteristik wanita yang lebih mungkin untuk menggunakan IVF, misalnya faktor usia dan status sosial, hubungan ini berkurang secara signifikan," katanya.

Risiko yang tersisa terutama disebabkan oleh sejumlah besar kelahiran kembar dan komplikasi kehamilan dan persalinan yang terjadi di antara anak-anak hasil IVF, kata Bearman.

Menurut CDC, gangguan spektrum autisme adalah sekelompok masalah tumbuh kembang yang secara signifikandapat menyebabkan gangguan sosial, komunikasi dan tantangan perilaku.

Baca juga: Gempa M 5 Guncang Cilacap, Getaran Terasa hingga Jogja, Kebumen, Bantul, dan Pacitan

Penyebab pasti autisme tidak diketahui namun faktor lingkungan, biologis dan genetik mungkin memainkan peran, kata CDC.

Michael Rosanoff, direktur penelitian kesehatan masyarakat di Autism Speaks, sepakat bahwa faktor yang berhubungan dengan kelahiran dan usia ibu, dapat membantu menjelaskan hubungan yang antara IVF dan autisme.

"Studi tersebut menunjukkan efek sederhana tapi signifikan dari teknologi reproduksi bantuan terhadap peningkatan risiko autisme," kata Rosanoff.

"Namun, kenaikan risiko juga ditentukan oleh faktor-faktor lain yang terkait dengan IVF dan usia ibu, termasuk komplikasi saat kehamilan dan persalinan atau kelahiran kembar."

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau