Salin Artikel

Meski Kaya Gizi, Mengapa Susu Sapi Tak Bisa Diberikan Pada Bayi?

KOMPAS.com - Susu sapi memang mengandung gizi yang baik untuk pertumbuhan anak-anak.

Susu sapi kaya akan vitamin dan mineral, seperti kalium, B12, kalsium, vitamin A, magenisum, seng, tiamin, dan Vitamin D.

Semua vitamin dan mineral tersebut tentu menunjang kesehatan dan pertumbuhan anak.

Meski demikian, susu sapi juga tak bisa diberikan untuk bayi yang baru lahir.

Apa alasannya?

Menurut data Healthy Children, bayi tidak dapat mencerna susu sapi sepenuhnya, seperti saat mencerna susu formula.

Selain itu, susu sapi mengandung protein dan mineral dalam konsentrasi tinggi.

Zat tersebut dapat membuat stres pada ginjal bayi yang belum matang dan menyebabkan penyakit parah pada saat stres panas, demam, atau diare.

Protein susu sapi juga dapat mengiritasi lapisan lambung dan usus bayi yang belum kuat.

Proporsi protein dan lemak pada susu sapi juga tidak seideal seperti yang ditemukan dalam ASI dan susu formula.

Susu sapi juga rendah kandungan Vitamin E, zat besi, dan lemak esensial yang bisa memicu anemia defisiensi zat besi.

Susu sapi juga tidak mengandung lemak sehat untuk pertumbuhan bayi. Itu sebabnya, susu sapi tidak disarankan untuk bayi, terutama saat berusia di bawah satu tahun.

Kapan saat yang tepat memberikan susu sapi pada anak?

Menurut dokter anak dari Cleveland Clinic, Kimberly Churcbock, jenis susu terbaik untuk bayi berusia di bawah 12 bulan adalah air susu ibu (ASI) dan susu formula.

Dengan kata lain, seorang anak baru bisa mengonsumsi susu sapi ketika berusia 1 tahun.

Namun, berkonsultasilah pada dokter sebelum memberikannya pada anak.

Bisa jadi, sang anak memiliki alergi susu atau masalah lain dengan susu sapi.

Selain susu sapi, anak yang masih berusia di bawah 12 bulan juga dilarang mengonsumsi susu kambing, susu kedelai, dan susu almond.

Jenis susu tersebut tidak baik untuk perkembangan dan pertumbuhan anak, Hindari pula memberi anak susu beraroma seperti coklat, vanila, atau strawberru.

https://health.kompas.com/read/2020/12/05/180000568/meski-kaya-gizi-mengapa-susu-sapi-tak-bisa-diberikan-pada-bayi-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.