Kompas.com - 08/08/2014, 15:12 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Sebagian orang memiliki bantal favoritnya yang dipakai setiap kali tidur selama bertahun-tahun. Bahkan, ada juga yang tidak bisa tidur tanpa bantal favoritnya itu. Namun menurut para ahli, bantal yang tidak diganti lebih dari enam bulan akan menimbulkan permasalahan kulit seperti jerawat dan alergi.

Peneliti mengatakan, bantal yang usianya sudah cukup lama akan menimbun debu, minyak, tungau, dan sel kulit mati. Inilah yang kemudian menjadi alergen bagi tubuh sehingga timbullah reaksi bagi kulit.

Dr Robert Oexman, direktur Sleep to Live Institute di Mebane Carolina Utara, mengatakan orang yang tidur menggunakan bantal yang lama tak diganti akan menempelkan wajah mereka pada debu, minyak, dan sel kulit mati yang dapat menyebabkan jerawat.

Dr Mark Neustrom, pakar alergi dan imunologi di Kansas CIty Allergy and Asthma Associates mengungkapkan, tungau juga dapat bersarang di bantal tidur. Padahal debu yang dihasilkan dari binatang kecil itu dapat memperparah gejala asma dan memicu reaksi alergi.

Alergi mungkin dialami oleh 20 persen populasi manusia di dunia. Dua pertiganya mungkin menunjukkan reaksi alergi dari kotoran tungau yang hidup di karpet maupun kasur.

Ia menjelaskan, jika reaksi orang yang menderita alergi lebih buruk pada pagi dan malam hari, bantal mereka mungkin penyebabnya. Protein yang memicu reaksi alergi dari tungau tidaklah menyebar di udara.

Oexman menyarankan untuk secara rutin mencuci kasur dan menjemurnya untuk pencegahan reaksi alergi. Ia juga merekomendasikan untuk memilih bantal yang mampu mengisi ruang antara kepala dan bahu ketika berbaring. Jangan lupa mengganti bantal setiap enam bulan sekali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Melanoma
Melanoma
PENYAKIT
Leukoderma
Leukoderma
PENYAKIT
Urtikaria
Urtikaria
PENYAKIT
Ruam Kulit
Ruam Kulit
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.