Kompas.com - 15/11/2014, 10:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

Jurnalis sebagai awak media
Jurnalis dalam hal pelaporan hasil penelitian medis diharuskan untuk menjunjung keakuratan, laporan yang jelas dan jika memungkinkan memberikan perhatian dari latar belakang cerita tersebut. Beberapa topik yang mungkin menarik diangkat sebagai suatu pemberitaan misalnya adalah terapi pengganti hormon untuk wanita dan bagaimana mamografi bisa mendeteksi tumor payudara.

Jurnalis sering kali menganggap dirinya sebagai pemberi kabar daripada seorang pemberi edukasi untuk pembacanya. Dalam penelitian yang telah dilakukan ini, masyarakat sendiri sebenarnya menginginkan jurnalis juga melaporkan sesuatu mengenai penemuan atau penelitian medis dengan menekankan aspek edukasi kepada masyarakat.  

Bagaimana menyikapi perbedaan?
Kita perlu menyadari bahwa sekarang kita hidup dalam dunia kontemporer yang semakin meningkat kebutuhannya termasuk dalam informasi medis. Namun demikian sayangnya kebutuhan kita akan informasi medis terutama dari sisi pasien dan masyarakat sering kali superficial/dangkal dalam analisis banyak topik yang berkaitan dengan kesehatan itu sendiri.

Masyarakat cenderung ingin serba tahu terhadap apapun termasuk medis, mereka bisa mendapatkannya dengan cepat dan murah (lewat media sosial dan wikipedia). Masyarakat juga mengharapkan suatu kesempurnaan atau yang mendekati kesempurnaan termasuk dalam produk dan pelayanan.

Di lain pihak dokter dan peneliti sering kali tidak dapat menjawab apa yang diinginkan masyarakat dan pasien. Ketidakmampuan mengkomunikasikannya dengan tepat sering kali menggiring ke permasalahan lebih lanjut yang akhirnya bisa merugikan kedua belah pihak.

Untuk itulah sikap dokter dan peneliti dalam menyampaikan suatu hasil penelitian ke masyarakat haruslah berpegang pada konsep meningkatkan cakupan untuk hasil-hasil penelitian yang kuat dasar metodologinya dan positif, mencoba menjelaskan jika dalam penelitian terdapat hal-hal yang berbeda atau kontroversi, serta bisa membatasi akses masyarakat kepada hasil penelitian yang bisa membingungkan masyarakat.

Perbedaan sudut pandang terhadap masalah medis akan selalu ada dalam dunia kesehatan. Perbedaan persepsi dan harapan dari masing-masing pihak akan terus menjadi latar belakangnya. Yang harus kita sadari adalah bahwa dengan kejujuran dan langkah-langkah yang tepat, dokter dan peneliti akan selalu berusaha untuk mencarai jawaban akan pertanyaan-pertanyaan medis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masyarakat dan pasien juga diharapakn bisa memahami bahwa hasil yang dicapai belum tentu sama untuk semua orang, rasional dalam penggunaan hasil penelitian medis merupakan suatu seni dalam ilmu kedokteran.

Tidak lupa awak media dan jurnalis juga perlu lebih banyak memahami penelitian medis dan tidak hanya memberikan kabar semata tetapi juga sebaiknya berperan sebagai edukator, tentunya dengan pengetahuan yang telah lebih baik daripada sekedar menterjemahkan hasil penelitian medis ke bahasa awam.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Salam Sehat Jiwa
 
Regards,
Dr.Andri,SpKJ,FAPM
Psychiatrist, Fellow of Academy of Psychosomatic MedicineDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

Health
Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Health
Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Penyakit
17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.