Kompas.com - 07/03/2015, 16:00 WIB
Ilustrasi serangan jantung ShutterstockIlustrasi serangan jantung
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com
 
- Obesitas, diabetes, dan hipertensi dikenal dapat meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung. Namun, sebenarnya banyak faktor yang bisa memicu serangan jantung.

Berikut 6 hal tak terduga yang bisa memicu serangan jantung seperti dikutip dari Huffingtonpost.com.

Marah yang meledak-ledak
Berdasarkan hasil studi peneliti di Sydney Australia baru-baru ini, seseorang yang marah-marah 8,5 kali lebih mungkin terkena serangan jantung setelah sekitar dua jam mengalami kemarahan itu.

Peneliti dokter Thomas Buckley dan profesor Geoffrey Tofler menjelaskan, kemarahan yang terjadi biasanya di luar kendali atau emosi yang berlebihan. Hasil penelitian menunjukkan, sebanyak 42 persen kemarahan disebabkan oleh perdebatan dalam masalah keluarga dan 14 persen karena masalah pekerjaan dan saat mengemudikan kendaraan.

Namun, menurut peneliti, kemarahan yang memicu serangan jantung biasanya terjadi karena orang tersebut memiliki faktor risko lain seperti diabetes maupun kebiasaan merokok, atau sudah pernah mengalami serangan jantung sebelumnya.

Rasa cemas yang berlebihan
Penelitian Buckley dan Tofler juga menunjukkan kecemasan akut atau berlebihan dapat membuat seseorang 9,5 kali lebih berisiko mengalami serangan jantung setelah dua jam dari merasa cemas.

"Marah dan cemas kemungkinan besar menyebabkan peningkatan denyut jantung, tekanan darah, pengetatan pembuluh darah dan meningkatkan pembekuan. Semua itu berkaitan menjadii pemicu serangan jantung," terang Buckley.

Peneliti menyarankan mereka untuk menghindari hal-hal yang dapat membuat amarah, rasa cemas dan mengurangi stres.

Aktivitas fisik yang berat
Melakukan aktivitas fisik yang berat juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung bagi mereka yang jantungnya telah bermasalah sebelumnya. Peneliti menemukan bahwa saat musim dingin sejumlah orang di Amerika Serikat mengalami serangan jantung setelah membersihkan tumpukan salju.

American Heart Association menyarankan orang-orang yang bermasalah pada jantungnya untuk tidak melakukan aktivitas berat dan banyak beristirahat.  Hindari merokok dan minum alkohol.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.