Kompas.com - 29/07/2015, 19:15 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com — Saat berhubungan seksual, area organ intim wanita akan bereaksi dan mengalami perubahan. Tahukah para wanita dengan hal itu?

Menurut hasil survei American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan juga Women's Health, sebagian besar wanita tidak mengetahui tentang apa yang terjadi pada vagina mereka sendiri saat berhubungan seks. Berikut 4 hal yang terjadi pada area vagina wanita ketika berhubungan seksual, seperti dikutip dari Prevention.com.

1. Ketika berhubungan seksual, bagian otak akan membuat rangsangan, pembuluh darah melebar, dan darah mengalir deras. Meningkatnya sirkulasi tersebut memicu sekresi vaginal, yaitu keluarnya pelumas alami yang terdiri dari protein dan asam amino. Hal ini membuat ribuan ujung saraf di daerah vagina yang paling sensitif akan aktif.

2. Berhubungan seks juga membuat jaringan klitoris akan membengkak dan kaku. Klitoris yang terletak di atas bibir vagina itu akan sedikit mengeras. Jika wanita sangat terangsang, klitoris akan membesar tiga kali lipat. Dibutuhkan waktu beberapa saat setelah berhubungan seks untuk mengembalikan ukuran klitoris seperti semula. Namun, bagi beberapa wanita, hal ini bisa membuat mereka sulit buang air kecil.

3. Serviks atau mulut rahim akan lebih lembut atau melunak. Ketika tersentuh penis saat berhubungan seks, saraf-saraf di sekitarnya akan mengirim rangsangan ke otak yang membuat wanita merasa senang. Hal yang sama akan terjadi pada saat foreplay.

4. Sekitar 10 persen wanita akan mengalami kontraksi otot dasar panggul selama orgasme. Hal ini dapat mendorong keluarnya beberapa tetes cairan bening dari uretra. "Ejakulasi wanita" ini bukan berarti mengeluarkan urine. Cairan bening mirip urine tersebut mengandung gula alami dan fosfatase asam prostat, yaitu zat kimia yang juga ditemukan pada air mani.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Rahim Turun
Rahim Turun
PENYAKIT
Orkitis
Orkitis
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health
Venustraphobia

Venustraphobia

Penyakit
10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

Health
Hernia Epigastrium

Hernia Epigastrium

Penyakit
Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Health
Insufisiensi Trikuspid

Insufisiensi Trikuspid

Penyakit
Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Health
Eritema Multiforme

Eritema Multiforme

Penyakit
7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

Health
Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Health
13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

Health
9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

Health
Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.