Kompas.com - 04/01/2016, 18:16 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

Sebuah studi 2013 yang diterbitkan oleh jurnal Clinical Science menemukan, bahwa makan pagi yang berlimpah dapat meningkatkan kesuburan bagi beberapa wanita yang memiliki siklus haid yang tidak teratur.

Para peneliti Israel merekrut 60 wanita dengan sindrom ovarium polikistik dan ketidakseimbangan hormon. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok: Kelompok pertama mengonsumsi lebih dari setengah jumlah total kalori harian mereka saat sarapan (980 kalori).

Kelompok kedua mengonsumsi jumlah terbesar kalori harian mereka saat makan malam. Setelah tiga bulan, para peneliti menemukan bahwa kelompok pertama memiliki kemampuan berovulasi yang jauh lebih tinggi dibanding kelompok kedua.

 

4. Jangan terpaku pada posisi misionaris

Ada mitos yang mengatakan, bahwa melakukan hubungan intim dengan posisi misionaris akan mengoptimalkan kemungkinan sperma membuahi sel telur. Ini adalah omong kosong, kata Dr. Malik.  "Tidak ada bukti bahwa posisi memiliki efek pada kesuburan."

Jadi, Dr. Malik menyarankan agar Anda dan pasangan mencoba beragam posisi yang kalian suka. Yang penting adalah seberapa sering dan kapan Anda melakukannya.

Pada masa subur, Dr. Malik menyarakan agar Anda melakukan hubungan intim setiap hari atau dua hari sekali. Dua sampai tiga hari terakhir masa ovulasi adalah kesempatan terbesar untuk terjadinya pembuahan.

 

5. Tidur di kegelapan total

Anda pasti sudah tahu bahwa cahaya buatan pada malam hari, seperti cahaya dari layar  TV dan komputer, termasuk lampu, bisa mengganggu kualitas tidur.

Yang harus Anda tahu juga, cahaya buatan ini juga bisa  mengganggu kemampuan Anda untuk hamil. Demikian  menurut  penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility.

Paparan cahaya pada malam hari dapat  menekan produksi hormon melatonin yang menyebabkan Anda mengantuk, serta  memainkan peran kunci dalam melindungi telur wanita dari radikal bebas korosif, terutama selama ovulasi.

Menurut  penulis studi Russel J. Reiter, PhD, "Jika wanita berusaha untuk hamil, mereka harus tidur dalam kegelapan setidaknya selama delapan jam  di malam hari." 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Sebabkan Serangan Jantung

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Sebabkan Serangan Jantung

Health
Distonia

Distonia

Penyakit
9 Makanan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

9 Makanan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Health
Sindrom Mallory-Weiss

Sindrom Mallory-Weiss

Penyakit
Apa Dampak Buruk Penggunaan Minyak Jelantah terhadap Kesehatan?

Apa Dampak Buruk Penggunaan Minyak Jelantah terhadap Kesehatan?

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
11 Cara Menghilangkan Serak secara Alami, Obat, atau Perawatan Medis

11 Cara Menghilangkan Serak secara Alami, Obat, atau Perawatan Medis

Health
Multiple Myeloma

Multiple Myeloma

Penyakit
5 Makanan untuk Menaikkan Trombosit Anak secara Alami

5 Makanan untuk Menaikkan Trombosit Anak secara Alami

Health
11 Cara Mudah Mengatasi Leher Gatal

11 Cara Mudah Mengatasi Leher Gatal

Health
Kenali Apa itu Vaginismus, Gangguan Susah Penetrasi Vagina

Kenali Apa itu Vaginismus, Gangguan Susah Penetrasi Vagina

Health
8 Penyebab Suara Serak, Tak Hanya Tenggorokan Kering

8 Penyebab Suara Serak, Tak Hanya Tenggorokan Kering

Health
Mengapa Anak-Anak Bisa Mengalami Diabetes?

Mengapa Anak-Anak Bisa Mengalami Diabetes?

Health
Kenali Penyebab Pneumonia pada Anak

Kenali Penyebab Pneumonia pada Anak

Health
Atresia Ani

Atresia Ani

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.