Kompas.com - 24/05/2016, 07:15 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCK.COMIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Air kolam renang memang tampak jernih dan menggoda di cuaca cerah. Namun, yakinkah Anda akan kebersihannya?

Ternyata, ada banyak penyakit yang bisa ditularkan lewat air kolam renang. Misalnya saja diare, iritasi mata, kulit, hingga iritasi saluran napas.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS terhadap 40 persen kolam renang umum di AS, diketahui kolam renang anak-anak merupakan yang paling kotor.

"Anak-anak yang masih belajar menggunakan toilet merupakan pihak yang paling mencemari air. Mereka juga lebih rentan menelan air kolam. Kedua faktor itu bisa memicu wabah penyakit diare," kata Michael Beach, direktur CDC untuk kebersihan air.

Mayoritas pencemaran di kolam renang umum dan tempat berendam berasal dari orang yang menderita diare dan tetap berenang.

"Seseorang yang sakit diare dan berenang bisa mencemarkan, padahal terkadang orang menelan air kolam renang," kata Beach.

Ia mengatakan, seharusnya seseorang tidak berenang sampai diarenya benar-benar sembuh dan juga membilas tubuh sebelum masuk ke kolam.

Orangtua juga bisa menjaga kebersihan air kolam dengan mengecek popok sekali pakai anak dan membawa anaknya ke toilet untuk buang air setiap jam. Popok sekali pakai juga seharusnya diganti di ruang ganti atau toilet, bukan di sekitar kolam renang.

Hampir seperempat wabah diare dari kolam renang terkait dengan bakteri, seperti Shigella, Campylobacter, dan E.coli, yang seharusnya bisa dimusnahkan oleh disinfektan air.

Penelitian CDC itu juga menemukan, banyak kolam renang yang memiliki kadar keasaman (pH) kurang, standar keselamatan yang rendah, dan level disinfektan kurang.

"Kadar pH sangat penting karena menentukan seberapa efektif disinfektan membunuh kuman," kata Beach.

Selain dari kuman yang dibawa pengguna kolam renang, seseorang juga bisa terkena iritasi mata dan saluran pernapasan karena uap yang berasal dari chloramin, yang terbentuk ketika klorin berinteraksi dengan keringat atau urine manusia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber WEBMD
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Rahim Turun
Rahim Turun
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health
Venustraphobia

Venustraphobia

Penyakit
10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

Health
Hernia Epigastrium

Hernia Epigastrium

Penyakit
Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Health
Insufisiensi Trikuspid

Insufisiensi Trikuspid

Penyakit
Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.