Kompas.com - 28/05/2016, 09:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Salah satu penyebab utama penyakit jantung dan stroke adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Walau sebagian besar masyarakat mengonsumsi garam melebihi yang dianjurkan, tapi sebaiknya Anda jangan sembarangan melakukan pantang garam untuk menjaga tekenan darah.

Mengurangi garam terlalu banyak ternyata juga berdampak sama bahayanya dengan kelebihan garam, yaitu beresiko tinggi menderita penyakit jantung dan pembuluh darah.

"Memang para ahli menyebutkan pentingnya mengurangi asupan garam pada orang yang hipertensi, tapi kadarnya juga jangan terlalu rendah," kata Andrew Mente, peneliti dan profesor epidemiologi klinik.

Dari hasil penelitian Mente yang menganalisis data kesehatan 133.118 orang, diketahui risiko yang sama akan penyakit jantung dan stroke pada orang yang memiliki pola makan tinggi garam dan rendah garam.

Pada sebagian orang, tubuh mereka sangat sensitif pada efek sodium atau garam. Bila pola makan mereka tinggi garam, akan memicu retensi cairan dan tekanan darah tinggi.

Mereka yang sensitif sodium atau punya riwayat penyakit jantung atau hipertensi dalam keluarganya, mungkin bertekad untuk mengurangi asupan garam. Hal ini baik, asal kadarnya harus tepat.

"Asupan sodium terlalu rendah akan mengurangi tekanan darah jika dibanding dengan asupan rata-rata, tapi ada efeknya, termasuk peningkatan beberapa hormon, sehingga mengurangi efek manfaat penurunan tekanan darah," kata Mente.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kita dianjurkan untuk membatasi asupan sodium dari makanan 2.000 miligram atau sekitar 1 sendok teh. Pada garam meja, biasanya sudah dicampur antara sodium dan klorida.

Kedua elektrolit tersebut membantu menjaga keseimbangan cairan, impuls saraf, dan membantu tubuh menyerap glukosa, asam amino, dan air. Tapi fungsu utamaya adalah mengatur tekanan darah dalam tubuh.

Bila asupan garam kita terlalu rendah, tidak ada manfaatnya untuk jantung, malah sebaliknya. Tubuh akan kesulitan mengatur konsumsi air dari sel. Akibatnya kita akan mengalami pusing, linglung, otot lemah, dan kram.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.