Kompas.com - 27/06/2016, 07:15 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Studi jangka panjang dari Swedia menemukan, obesitas di usia 20-an bisa memicu penyakit liver di beberapa tahun mendatang.

Studi ini melibatkan lebih dari 44.000 pria yang pernah menjalani layanan wajib militer pada tahun 1969 dan 1970. Peneliti melakukan hasil pemeriksaan fisik lengkap dan melacak kembali kesehatan para responden sampai dengan tahun 2009.

Peneliti menemukan, orang-orang yang obesitas pada masa remaja, 64 persen lebih mungkin mengalami penyakit atau gangguan liver serius dalam kurun waktu 20 hingga 40 tahun ke depan, ketimbang rekan-rekan dengan berat normal.

"Kemungkinan besar, orang-orang tersebut sudah memiliki penyakit atau gejala penyakit liver NAFLD pada awal penelitian, atau selama penelitian berlangsung," kata pemimpin studi Dr Hannes Hagstrom dari Pusat Penyakit Pencernaan di Karolinska Institute di Stockholm.

Namun, responden yang mengalami obesitas saat remaja memiliki risiko terbesar mengembangkan penyakit liver tersebut, bahkan setelah peneliti memperhitungkan penggunaan alkohol dan rokok, menurut laporan di Journal of Hepatology.

Orang yang memiliki risiko tertinggi untuk penyakit liver lainnya ialah, peminum alkohol lebih dari 3,5 botol ukuran sedang per minggu.

"Apa yang baru di sini adalah bahwa kelebihan berat badan atau obesitas dikaitkan dengan penyakit liver. Faktor risiko lainnya adalah merokok, penggunaan narkotika, kesehatan diri, kebugaran kardiovaskular dan tekanan darah tinggi," kata Hagstrom.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasil tersebut kemungkinan berlaku sama untuk perempuan, tetapi itu tidak dijelaskan dalam penelitian ini.


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Listeriosis
Listeriosis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.