Kompas.com - 15/08/2016, 19:37 WIB
Ilustrasi selfie. IstIlustrasi selfie.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Otot-otot tubuh terasa sakit setelah olahraga justru merupakan pertanda baik, karena otot mulai dilatih. Tetapi otot tangan sakit tanpa olahraga, mungkin Anda kebanyakan selfie.

Tidak berlebihan, nyeri otot karena kebanyakan selfie dan main ponsel itu benar-benar nyata adanya. Kita tak terhitung memegang ponsel dengan siku ditekuk hanya demi mendapatkan sudut terbaik untuk selfie. Alhasil, terjadi ketegangan di tendon, nyeri otot dan cedera.

"Selfie elbow ini sama dengan keluhan tennis elbow atau pun golfer elbow, yang diberi nama sesuai aktivitas yang dialami, inflamasi di tendon yang ada dari tangan sampai siku," kata Mary Ann Wilmarth, dokter terapi fisik dan juru bicara American Physical Therapy Association.

Ia menambahkan, inflamasi gara-gara selfie terjadi, karena kita memanjangkan lengan dan juga berusaha tetap kuat menggenggam ponsel. Ini adalah gerakan moderen di mana tubuh kita tidak didisain untuk melakukannya sering-sering.

Perbedaan besar antara selfie elbow dan tennis elbow adalah satu kondisi disebabkan oleh olahraga dan satu lagi karena kegiatan yang tidak berkeringat.

Kondisi selfie elbow merupakan hasil dari kegiatan fisik yang berhubungan dengan teknologi seperti "gaming thumb" (jempol yang digunakan main game), "swiping finger" (jari yang digunakan untuk mengusap layar ponsel berulang kal), "texting neck" (leher yang sering menunduk saat mengetik atau main game) dan masalah lain yang disebabkan oleh obsesi untuk selalu terhubung ke dunia digital.

Pembaca buku elektronik, ponsel pintar dan tablet tidak hanya terkena cedera fisik, tetapi juga kehilangan massa otot dan kekuatan di daerah tubuh yang jarang dipakai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu buktinya ada di sebuah studi yang menjelaskan, betapa teknologi membuat wanita generasi milenium memiliki kekuatan menggenggam paling lemah dalam sejarah.

"Solusi permasalahan ini sederhana saja," kata Wilmarth. Sediakan waktu jauh dari gadget agar tangan sedikit istirahat dari kegiatan main ponsel.

Lakukan olahraga untuk memperbaiki peredaran darah. Pastikan pula seluruh tubuh mendapatkan latihan peregangan dan penguatan setiap hari.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Enteritis
Enteritis
PENYAKIT
Mengi
Mengi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Health
Alkalosis

Alkalosis

Penyakit
Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.