Kompas.com - 22/08/2016, 21:31 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Kita semua tahu bahwa cukup tidur itu penting untuk kesehatan. Tapi, tak semua orang bisa jatuh tertidur dengan mudah.

Bagi Anda yang sering sulit terlelap, mungkin Anda pernah berpikir untuk mengonsumsi suplemen melatonin.

Ini artinya, Anda tahu bahwa melatonin bisa membuat Anda mengantuk. Tapi, atas nama kesehatan, Anda perlu tahu lebih banyak dari itu.


Apakah melatonin itu?

Melatonin adalah hormon yang dilepaskan oleh otak yang membantu mengatur ritme sirkadian tubuh (alias jam internal Anda), jelas David Lee, MD, asisten profesor kedokteran klinis di Program Pendidikan Kedokteran UCSF Fresno.

"Melatonin disekresikan oleh kelenjar pineal di dasar otak dan diatur oleh cahaya," katanya.

"Ini adalah hormon alami yang membuat kita mengantuk, dan saat cahaya hilang, seperti di malam hari, saat itulah puncak produksi melatonin terjadi."


Apakah supleman melatonin aman digunakan?

Di AS, peredaran melatonin tidak diatur oleh Food and Drug Administration sehingga sulit untuk mengetahui apakah ada bahan pengawet dan zat aditif di dalamnya, kata Sanjeev Kothare, MD, seorang profesor di departemen neurologi di NYU Langone Medical Center.

"Beberapa pengguna dilaporkan mengalami sedikit reaksi alergi, tidak dari melatonin, tapi dari bahan pengawet atau zat aditif di dalamya," kata Lee.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
Sindrom ACA

Sindrom ACA

Penyakit
Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Health
Astrositoma

Astrositoma

Penyakit
4 Penyebab Kram pada Tangan

4 Penyebab Kram pada Tangan

Health
Divertikulum Meckel

Divertikulum Meckel

Penyakit
8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.