3 Jenis Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Penderita Demam Berdarah (DBD)

Kompas.com - 02/02/2020, 18:01 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

Namun jika buah-buahan tersebut berasa manis, menurut dia, masih cukup aman dikonsumsi orang yang mengidap DBD.

Baca juga: Benarkah Tingkat Kematian akibat Virus Corona Lebih Besar dari DBD?

"Pada dasarnya buah buahan yang asam itu cenderung dapat menaikkan asam lambung," jelas dia.

2. Makanan pedas

Himaa juga menganjurkan para penderita DBD tak lebih dulu mengonsusi makanan pedas.

Hal itu dikarenakan makan makanan pedas bisa memicu diare. Kondisi ini tentu dapat memperburuk kondisi penderita DBD yang cenderung tengah mengalami dehidrasi.

Selain itu, makanan pedas mengandung cabai juga bisa menyebabkan penderita DBD kurang beristirahat karena menjadi sulit tidur. Pasalnya, makanan pedas diketahui dapat meningkatkan suhu tubuh dan waktu terjaga.

"Saat masa penyembuhan DBD, usahakan jangan dulu para pasien mengonsumsi makanan pedas karena dapat memicu rasa tidak nyaman di perut," jelas Himaa.

3. Makanan berminyak

Penerita DBD juga dianjurkan untuk tidak makan-makanan berminyak seperti gorengan.

Konsumsi makanan dengan jumlah minyak yang berlebih akan memberikan tekanan pada sistem pencernaan.

Seperti diketahui, di antara zat gizi lainnya, lemak tergolong yang paling lambat untuk bisa dicerna dan memerlukan enzim untuk memecahnya.

Baca juga: Bagaimana Cara Penularan Demam Berdarah (DBD)?

Kondisi ini akhirnya membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat untuk memecah lemak yang berasal dari makanan berminyak.

Gejala yang paling umum terjadi ketika seseorang mengalami gangguan pencernaan akibat mengonsumsi makanan berminyak, yakni sakit perut dan diare.

Kondisi ini jelas tidak menguntungkan mengingat penderita DBD kemungkinan tengah mengalami dehidrasi.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X