Kompas.com - 04/03/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

KOMPAS.com- Virus corona Baru atau Covid-19 telah menyita perhatian dunia. Virus berbahaya tersebut kini telah masuk ke Indonesia.

Kasus pertama infeksi virus oronac di Indonesia menimpa dua warga depok yang kini dirawat di RSPI Sulianto Saroso.

Sebelum diketahui terinfeksi, dua pasien positif tersebut berobat di RS Mitra Keluarga Depok, Jawa Barat.

Sebanyak 73 petugas medis petugas medis RS Mitra Keluarga yang sempat berinteraksi langsung dengan dua pasien itu juga masuk dalam pemantauan Pemerintah Kota Depok untuk mencegah penyebaran virus corona lebih lanjut.

Baca juga: Masker Tak Efektif Cegah Virus Corona, Malah Bisa Tingkatkan Risiko Infeksi

Selain perawatan dan pengawasan intensif untuk pasien positif Corona, Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Coronavirus Disease (Covid-19) yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan juga menyebutkan kategori lain untuk pasien virus Corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kategori tersebut adalah pasien dalam pengawasan atau suspek dan orang dalam pemantuan.

Pasien suspek virus corona

Pada pasien suspek, kegiatan surveilans atau pemantauan kegiatan surveilans dilakukan terhadap keluarga maupun petugas kesehatan yang melakukan melakukan kontak fisik, berada dalam ruangan atau berkunjung (kontak erat).

Kegiatan surveilans bisa dilakukan di rumah, fasilitas umum atau alat angkut dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi setempat selama 14 hari sejak kontak terakhir dengan pasien probabel atau telah terkonfirmasi positif Corona.

Orang dalam pemantauan

Kegiatan surveilans terhadap orang dalam pemantauan dilakukan berkala untuk mengevaluasi adanya pneumoni/perburukan gejala selama 14 hari. 

Apabila orang dalam pemantauan mengalami pneumonia/gejala berlanjut dalam 14 hari terakhir maka segera rujuk ke RS rujukan untuk tatalaksana lebih lanjut.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Anemia
Anemia
PENYAKIT
Hepatitis C
Hepatitis C
PENYAKIT
Hepatitis D
Hepatitis D
PENYAKIT
Kebutaan
Kebutaan
PENYAKIT
Xanthelasma
Xanthelasma
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

Health
Babesiosis

Babesiosis

Penyakit
6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

Health
Regurgitasi Trikuspid

Regurgitasi Trikuspid

Penyakit
Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Health
Anemia Aplastik

Anemia Aplastik

Penyakit
Gejala Batu Ginjal Pada Anak, Orangtua Wajib Tahu

Gejala Batu Ginjal Pada Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Scleroderma

Scleroderma

Penyakit
Warna Tinja Tunjukkan Kondisi Kesehatan, Kenali Artinya

Warna Tinja Tunjukkan Kondisi Kesehatan, Kenali Artinya

Health
Spondylolisthesis

Spondylolisthesis

Penyakit
5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

Health
Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.