Kompas.com - 04/03/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

KOMPAS.com- Virus corona Baru atau Covid-19 telah menyita perhatian dunia. Virus berbahaya tersebut kini telah masuk ke Indonesia.

Kasus pertama infeksi virus oronac di Indonesia menimpa dua warga depok yang kini dirawat di RSPI Sulianto Saroso.

Sebelum diketahui terinfeksi, dua pasien positif tersebut berobat di RS Mitra Keluarga Depok, Jawa Barat.

Sebanyak 73 petugas medis petugas medis RS Mitra Keluarga yang sempat berinteraksi langsung dengan dua pasien itu juga masuk dalam pemantauan Pemerintah Kota Depok untuk mencegah penyebaran virus corona lebih lanjut.

Baca juga: Masker Tak Efektif Cegah Virus Corona, Malah Bisa Tingkatkan Risiko Infeksi

Selain perawatan dan pengawasan intensif untuk pasien positif Corona, Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Coronavirus Disease (Covid-19) yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan juga menyebutkan kategori lain untuk pasien virus Corona.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Perawatan Rumah untuk Orang dalam Pemantauan Virus Corona
Pasien yang diduga terinfeksi Corona bisa mendapatkan pengawasan dan perawatan di rumah. Namun, ada beberapa hal tertentu yang harus diperhatikan.
Bagikan artikel ini melalui

Kategori tersebut adalah pasien dalam pengawasan atau suspek dan orang dalam pemantuan.

Pasien suspek virus corona

Pada pasien suspek, kegiatan surveilans atau pemantauan kegiatan surveilans dilakukan terhadap keluarga maupun petugas kesehatan yang melakukan melakukan kontak fisik, berada dalam ruangan atau berkunjung (kontak erat).

Kegiatan surveilans bisa dilakukan di rumah, fasilitas umum atau alat angkut dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi setempat selama 14 hari sejak kontak terakhir dengan pasien probabel atau telah terkonfirmasi positif Corona.

Orang dalam pemantauan

Kegiatan surveilans terhadap orang dalam pemantauan dilakukan berkala untuk mengevaluasi adanya pneumoni/perburukan gejala selama 14 hari. 

Apabila orang dalam pemantauan mengalami pneumonia/gejala berlanjut dalam 14 hari terakhir maka segera rujuk ke RS rujukan untuk tatalaksana lebih lanjut.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Lesi Kulit
Lesi Kulit
PENYAKIT
Abses Anus
Abses Anus
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
Rhinofaringitis

Rhinofaringitis

Penyakit
Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Health
Bibir Bengkak

Bibir Bengkak

Penyakit
Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.