Kompas.com - 07/03/2020, 09:00 WIB
Ilustrasi anak perempuan menangis. SHUTTERSTOCKIlustrasi anak perempuan menangis.

Melansir Hello Sehat, penelitian menunjukkan bahwa anak yang semasa kecil dibentak-bentak oleh orangtuanya lebih berisiko mengalami gangguan perilaku dan depresi akibat trauma masa kecil ini.

Selain itu, berikut efek lain yang bisa terjadi ketika anak sering mendapatkan bentakan dari orangtuanya:

  • Anak menganggap berteriak adalah cara untuk menyampaikan pesan mereka satu sama lain.
  • Anak akan membalas dan berbalik meneriaki orangtua.
  • Hubungan anak dan orangtua tidak stabil dan tidak dapat berkomunikasi dengan cara yang sehat.
  • Anak cenderung menarik diri dari orangtua dan mudah dipengaruhi teman-temannya.

Lalu, apa yang harus dilakukan orangtua ketika terlanjur membentak anak?

Emosi yang memuncak saat mendisiplikan anak adalah hal yang umum terjadi. Namun, pastikan orangtua bisa mengendalikan emosi saat sang anak melakukan hal yang dianggap keliru.

Baca juga: Apakah Anak Perlu Konsumsi Multivitamin?

Ketika terlanjur membentak anak, orangtua harus segera melakukan tindakan tertentu agar apa yang telah dilakukannya tidak menimbulkan efek buruk bagi tumbuh kembang anak.

Melansir Hello Sehat, berikut yang harus dilakukan orangtua usai membentak anak:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Meminta maaf

Ketika orangtua terlanjur membentak anak, hal utama yang harus dilakukan adalah meminta maaf.

Hal ini justru membuat anak belajar bahwa manusia pasti melakukan kesalahan dan perlu meminta maaf atas kesalahan yang dilakukannya.

2. Ingatkan anak bahwa Anda mencintai mereka

Sehabis dibentak, anak biasanya akan merasa kecil hati. Pada titik ini, penting bagi orangtua untuk mengingatkan anak bahwa Anda mencintai mereka dan Anda hanya sedang merasa lelah dan penuh emosi.

Jelaskan juga pada anak jika berteriak bukanlah cara berkomunikasi yang baik.

Halaman:

Sumber Healthline,
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nistagmus

Nistagmus

Penyakit
6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

Health
Tamponade Jantung

Tamponade Jantung

Penyakit
9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
Buta Warna

Buta Warna

Penyakit
13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.