Kompas.com - 18/03/2020, 20:02 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Hal itu dikarenakan, hormon endorphin (endogenic morphin) yang dikeluarkan otak saat seseorang mengalami orgasme akan menimbulkan rasa rileks, bahagia, tidur lebih nyenyak, dan bisa bangun dengan badan segar.

Sedangkan secara spiritual, konsep menyayangi pasangan dengan sepenuh hari rasa-rasanya diajarkan oleh agama mana pun sebagai bagian penting dalam kehidupan.

Seks berubah menjadi masalah

dr. Hudi menjelaskan, aktivitas seks bisa juga berujung masalah apabila dilakukan secara berlebihan, kurang tepat ataupun salah.

Berhubungan seks yang dilakukan secara berlebihan berpotensi menimbulkan kelelahan fisik yang berakibat pada penurunan daya tahan tubuh sehingga malah rentan sakit.

Sementara, gerakan seks yang dilakukan secara kurang tepaytdapat menyebabkan trauma otot atau organ lain, misalnya:

  • Nyeri otot punggung
  • Penjepitan saraf sumsum tulang belakang

Sedangkan seks yang dilakukan secara salah, misalnya bergonta-ganti bisa memicu terjadinya infeksi menular seks (IMS) yang membahayakan tubuh.

Baca juga: Cara Memulai Pendidikan Seks pada Anak

Seks ini memang adalah salah satu hal yang penting, tapi tidak selalu menjadi yang terpenting.

Artinya, bagi orang yang tak mampu lagi berhubungan seks, misalnya karena faktor usia atau sakit, pola hidup sehat dan kebersamaan dengan pasangan bisa jadi tak kalah bisa memberi manfaat untuk kesehatan.

Melansir buku Sehat Tanpa Dokter (2015) karya Mehmet D.Oz, M.D dan Michael F.Roizen, M.D., banyak penelitian telah mengungkapkan fakta bahwa melakukan hubungan seks dapat membuat seseorang awet muda.

Berhubungan seks yang dimaksud itu, yakni berhubungan seks yang bebas tekanan, yaitu seks yang aman seperti terlindung dari penyakit kelamin menular dan tidak mengakibatkan stres seperti hubungan cinta di luar perkawinan.

Manfaat awet muda bisa jadi didapat karena sering berhubungan seks yang berkualitas bisa membebaskan stress hingga menurunkan proses penuaan kardiovaskular.

Baca juga: Bahaya Anal Seks, Picu Berbagai Penyakit hingga Kanker Anus

Selain itu, nilai terapeutik dari seks bisa juga meningkatkan perasaan punya teman dan memberi kepuasan emosional yang baik untuk kesehatan psikis.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.