Kompas.com - 23/04/2020, 18:00 WIB
ilustrasi makan sehat Dok. Miloilustrasi makan sehat

KOMPAS.com – Pemilihan menu sahur yang baik bisa menjadi salah satu kunci keberhasilan umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Konsumsi makanan yang tepat ketika sahur sangat mungkin akan membuat Anda kenyang lebih lama dan lebih kuat berpuasa seharian penuh.

Dengan demikian, Anda tak dianjurkan untuk makan sahur degan sembarangan agar tidak kewalahan saat menjalankan ibadah puasa.

Baca juga: 13 Tips agar Tubuh Tetap Sehat Saat Puasa Ramadhan

Berikut ini beberapa tips yang bisa menjadi rujukan mengenai menu sahur yang baik selama berpuasa:

1. Asupan cairan yang cukup

Saat makan sahur, pastikan Anda mendapat asupan cairan yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi meski puasa seharian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Caranya, Anda bisa bangun sahur lebih awal dan meminum air putih sebanyak 1 gelas.

Kemudian, makan sahur pada akhir waktu lalu minum 1 gelas air lagi. Air itu bisa berupa air mineral, sari buah atau jus.

Makan sahur dengan aneka sup atau masakan berkuah juga bisa jadi solusi untuk memenuhi cairan tubuh.

2. Konsumsi karbohidrat kompleks dan sehat

Saat sahur, konsumsilah makanan yang dapat menimbulkan efek kenyang lebih lama.

Dalam hal ini, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks dan makanan tinggi serat.

Contoh makanan yang mengandung karbohidrat kompleks sekaligus tinggi serat, yakni nasi merah dan roti gandum.

Konsumsi makanan tinggi serat juga dapat mengatur pelepasan energi secara perlahan.

Baca juga: 6 Jenis Tanaman Herbal untuk Cegah Infeksi Virus Corona

3. Komposisi nutrisi

Saat membuat menu makan sahur, Anda sebaiknya juga harus memperhatikan komposisi nutrisi.

Di mana, menu sahur akan lebih baik jika meliputi makanan yang memenuhi semua vitamin, mineral dan zat gizi lainnya.

Jadi, selain nasi dan sayuran, Anda sebaiknya juga mengonsumsi daging atau penggantinya seperti tahu, tempe, dan susu saat makan sahur.

4. Tambahkan buah dan sayuran

Ilustrasi sayuran segarShutterstock Ilustrasi sayuran segar

Selain karbohidrat kompleks, Anda patut juga menjadikan sayuran dan buah-buahan sebagai menu utama sahur.

Resep masakan seperti tumis sayuran, sup sayuran dan sejenisnya sangat baik untuk dikonsumsi.

Selain itu, buah-buahan juga sangat penting untuk turut dikonsumsi karena kaya akan asupan vitamin dan mineral untuk menjaga daya tahan tubuh.

Buah-buahan tersebut bisa dikonsumsi secara utuh atau bisa diolah menjadi jus atau smoothies.

5. Makan makanan kaya protein

Protein sangat diperlukan tubuh saat berpuasa karena bisa berperan sebagai cadangan energi.

Makanan kaya protein layak dijadikan pilihan utama saat mebuat menu sahur yang baik karena bisa memberikan energi secara konstan.

Ketika Anda mengonsumsi protein, tubuh akan memecahnya menjadi asam amino yang diperlukan oleh otot dan darah.

Beberapa makanan sumber protein, di antaranya yakni:

  • Daging
  • Telur
  • Ikan
  • Tahu
  • Tempe
  • Kacang-kacangan

6. Makan makanan kaya zat besi

Selama berpuasa, tubuh akan kekurangan zat besi secara signifikan.

Kondisi ini harus diantisipasi, terutama bagi orang dengan riawayat penyakit anemia atau kurang darah.

Oleh karena itu, bagi siapa saja sangat baik untuk mengonsumsi makanan-makanan sumber zat besi tinggi, seperti:

  • Hati ayam
  • Sayur bayam
  • Sayur daun singkong

7. Perhatikan asupan magnesium dan potassium

Ilustrasi pisang.pixabay.com/TheDigitalArtist Ilustrasi pisang.

Mineral penting lainnya yang perlu dicukupi tubuh saat berpuasa adalah magnesium dan potassium.

Magnesium diketahui bermanfaat seperti protein yang menawarkan cadangan energi secara bekesinambungan.

Guna memenuhi kebutuhan magnesium dan kalium, Anda bisa mengonsumsi buah jeruk dan pisang.

8. Konsumsi susu

Susu sudah terbukti menjadi minuman sehat dengan kandungan gizi yang sangat banyak.
Selain mengandung bvitamin hingga bermacam mineral, susu juga menjadi sumber kalsium yang tinggi.

Kalsium ini diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang.

Saat berpuasa, Anda bisa juga mengonsumsi produk susu yang menawarkan tanpa lemak demi manfaat optimal.

Anda juga bisa memilih susu nabati seperti susu kedelai yang kaya akan kandungan protein.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Scleroderma
Scleroderma
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Scleroderma

Scleroderma

Penyakit
Warna Tinja Tunjukkan Kondisi Kesehatan, Kenali Artinya

Warna Tinja Tunjukkan Kondisi Kesehatan, Kenali Artinya

Health
Spondylolisthesis

Spondylolisthesis

Penyakit
5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

Health
Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
Asam Urat

Asam Urat

Penyakit
Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.