6 Dampak Negatif Kebiasaan Mengupil dan Cara Mengatasinya

Kompas.com - 07/05/2020, 16:00 WIB
Ilustrasi mengupil txkingIlustrasi mengupil

KOMPAS.com - Mengupil menjadi kebiasaan banyak orang ketika merasa bosan, menghadapi situasi yang menegangkan, atau adanya penumpukan kotoran pada hidung.

Pada beberapa kasus, mengupil bisa menjadi perilaku kompulsif dan berulang saat sedang merasa stres atau cemas. Kondisi ini disebut dengan rhinotillexmania.

Namun, tahukah Anda kebiasaan ini ternyata berefek negatif pada kesehatan?

Melansir Healthline, kebiasaan mengupil memang tidak akan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Baca juga: Pahami Risiko Terlalu Sering Pakai Headphone dan Cara Mencegahnya

Namun, bagi orang yang sistem imunitasnya lemah kebiasaan ini akan menyebabkan komplikasi berikut:

1. Infeksi

Kuku bisa menyebabkan luka kecil pada jaringan hidung, Sekain itu, bakteri yang menempel pada tangan juga bisa masuk ke dalam hidup dan menyebabkan infeksi.

Riset 2006 membuktikan, orang yang sering mengupil tinggi risikonya untuk terinfeksi bakteri Staphylococcus aureus yang menyebabkan infeksi serius.

2. Menyebarkan penyakit

Lendir pada hidung bertugas untuk menangkan debu, bakteri, dan virus penyebab penyakit.

Saat kita mengupil, semua kotoran tersebut bisa berpondah ke tangan dan meningkatkan risiko kontaminasi silang pada orang lain.

3. Kerusakan rongga hidung

Sering mengupil dapat merusak rongga hidung. Riset membuktikan, sering mengupil bisa menyebabkan peradangan dan pembengkakan jaringan hidung.

Halaman:

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X