Kompas.com - 22/05/2020, 10:00 WIB
  • butuh lebih dari 30 menit untuk tertidur
  • sering bangun berkali-kali dan kesulitan tidur lagi
  • sering mengantuk pada siang hari, sering tidur siang, atau tertidur tanpa sengaja pada waktu yang tidak tepat
  • mendengkur, nafas tersengal-sengal, tersedak atau henti napas dalam waktu singkat saat tidur
  • bergerak tanpa sadar atau kesemutan saat tidur
  • perilaku tidak biasa saat tidur, seperti berjalan sambil tidur
  • mengalami kelemahan otot tiba-tiba saat marah, takut, atau tertawa
  • sulit menggerakkan tubuh saat pertama kali bangun.

Jenis-jenis gangguan tidur

Ada berbagai jenis gangguan tidur yang bisa mengganggu kualitas tidur kita. Melansir Web MD, berikut jenis-jenis gangguan tidur dan ciri-cirinya:

1. Insomnia

Insomnia juga bagian dari gangguan tidur dan memerlukan perawatan khusus. Mereka yang mengalami insomnia biasanya kesulitan untuk tertidur atau sering kali terbangun saat tidur. Gangguan ini bisa membuat penderitanya merasa lelah usai bangun tidur.

2. Sleep apnea

Gangguan tidur ini menyebabkan orang mendengkur, napas terengah-engah, henti napas, dan bangun tiba-tiba saat tertidur.

Penderita sleep apnea juga sering kali merasakan kantuk pada siang hari dan berisiko besar mengalami tekanan darah tinggi, stroke, dan serangan jantung.

3. Restless legs syndrome atau sindrom kaki gelisah

Sindrom ini menyebabkan dorongan yang tak tertahankan untuk menggerakkan kaki saat tertidur.

Penderita juga sering kali mengalami gerakan tungkai periodik dalam tidur atau hentakan paksa dari kaki dan lengan.

4. Parasomnia

Mereka yang mengalami parasomnia sering kali melakukan hal tak wajar saat tidur, seperti berjalan sambil tidur, berbicara sambil tidur, membenturkan kepala. Penderita juga sering kali meronta atau menjerit saat tertidur.

Dalam beberapa kasus, penderita parasomnia juga menendang, meninju, atau melambaikan tangan saat berada dalam tahap todur REM. Gangguan tidur ini membuat penderitanya berisiko mengalami parkinson.

5. Narkolepsi

Gejala utama narkolepsi adalah rasa kantuk yang berlebihan pada siang hari atau "sleep attack" berulang yang menyebabkan orang tertidur tanpa terkendali selama jam bangun normal.

Beberapa orang juga tiba-tiba mengalami kelemahan otot setelah kegembiraan emosional. Mereka juga sering mengalami mimpi atau halusinasi saat bangun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber WebMD

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.