Kompas.com - 25/06/2020, 16:00 WIB
Ilustrasi daging sapi, hewan kurban ShutterstockIlustrasi daging sapi, hewan kurban

KOMPAS.com – Penyakit asam urat muncul salah satunya akibat kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi.

Pada praktiknya, kita memang tidak bisa terhindar dari makanan yang mengandung purin karena hampir semua makanan mengandung nucleoprotein yang jadi asal muasal purin.

Tiga porsi makanan yang dikonsumsi sehari-hari kurang lebih bisa mengandung 600-1.000 mg purin.

Baca juga: 15 Makanan Penyebab Asam Urat Selain Emping

Meski demikian, para penderita asam urat atau siapa saja yang memiliki faktor risiko penyakit asam urat tetap dianjurkan untuk menghindari makanan yang mengandung purin tinggi.

Pada kasus asam urat, sebisa mungkin dapat membatasi asupan purin hingga 100-150 mg per hari.

Pengaturan makanan ini tidak lain bertujuan agar serangan nyeri asam urat tak kambuh dan menjaga jaringan sendi dapat berfungsi optimal hingga tua nanti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melansir Buku Makanan Sehat Atasi Berbagai Penyakit (2013) oleh Rita Ramayulis, DCN, M.Kes., makanan yang mengandung 100-1.000 mg purin per 100 gram bahan dapat dikategorikan sebagai makanan yang mengandung purin tinggi.

Berikut ini ragam makanan tinggi purin yang perlu diwaspadai para penderita penyakit asam urat:

  1. Semua makanan dan minuman yang mengandung alkohol, seperti arak, bir, wiski, anggur, tape ketan, tuak, dan makanan yang beragi
  2. Bebek, angsa
  3. Ikan kecil (herring), ikan sarden, ikan makarel, terlur ikan
  4. Remis, kerang
  5. Kepiting, lobster
  6. Makanan yang diawetkan dalam kaleng, seperti kornet dan sarden
  7. Jeroan, seperti otak, lidah, jantung, hati, limpa, ginjal, dan usus baik sapi maupun ayam
  8. Kaldu daging dalam sup kental, soto ayam, opor ayam
  9. Buah-buahan yang dapat berubah menjadi alkohol di usus, seperti durian, alpukat, kelapa kopyor, air kelapa. Buah-buahan ini dapat menjadi alkohol jika dikosnumsi dalam jumlah besar

Melansir Buku Asam Urat (2011) oleh Dr. dr. Joewono Soeroso, Sp.PD-KR, M.Sc. & Hafid Algristian, S.Ked., daging sapi dan kambing juga tergolong makanan yang mengandung purin tinggi.

Dalam 100 gram bahan, dua bahan makanan tersebut didapati termasuk yang mengandung purin 150-1.000 mg per 100 gram bahan.

Jika kadar asam urat darah penderita gout lebih dari 7 mg/dl, sangat dianjurkan untuk menjauhi makanan yang mengandung purin tinggi.

Baca juga: 7 Obat Asam Urat untuk Atasi Nyeri dan Turunkan Kadar Asam Urat

Tak hanya itu, para penderita asam urat tersebut bahkan disarankan untuk tidak juga mengonsumsi makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg purin per 100 gram bahan).

Berikut ini ragam makanan yang mengandung purin sedang tersebut:

  1. Ikan
  2. Ayam
  3. Daging (selain yang mengandung purin tinggi)
  4. Kacang-kacangan kering
  5. Tahu
  6. Tempe
  7. Sayur-sayuran berupa kembang kol, brokoli, bayam, asparagus, jamur, buncis, kankung, daun singkong, daun pepaya
  8. Havermut atau oatmeal dan semua olahan gandum

Melansir Buku Menu dan Resep untuk Penderita Asam Urat (2008) oleh Rita Ramayulis, DCN, M.Kes dan Ir. Trina Astuti, MPS., terdapat beberapa makanan yang mengandung purin, namun masih aman dikonsumsi para penderita asam urat setiap hari.

Beberapa makanan ini pasalnya mengandung purin rendah atau dapat diabaikan.

Berikut ini ragam makanan yang mengandung purin rendah:

  1. Semua jenis sayuran yang tidak termasuk makanan yang mengandung purin sedang
  2. Nasi ubi, singkong, jagung, roti, mi, bihin, tepung beras, kue kering, dan macaroni
  3. Margarin, butter, kelapa, minyak, dan gula
  4. Puding, telur, susu, keju, dan es krim (makanan ini hanya boleh dikonsumsi apabila tidak muncul tanda-tanda alergi pada penderita asam urat)
  5. Kopi, sereal, dan the
  6. Rempah, bumbu, jamu, dan jahe

 


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X