Kompas.com - 21/07/2020, 13:31 WIB
Ilustrasi bawang bombai Shutterstock.com / SkeronovIlustrasi bawang bombai

KOMPAS.com – Dalam kuliner internasional, bawang bombai (Allium cepa) lebih populer ketimbang bawang merah. Tapi, di Indonesia terjadi sebaliknya.

Dalam kuliner Tanah Air, bawang merah lebih sering digunakan dibandingkan bawang bombai.

Bawang bombai biasanya hanya dipakai untuk masakan Eropa, India, Arab, atau Cina yang sudah diadaptasi dengan selera lidah orang Indonesia.

Baca juga: 10 Manfaat Kacang Tanah untuk Kesehatan

Secara umum, bawang bombai yang kerap digunakan terdiri dari dua jenis, yakni bawang bombai merah dan bawang bombai kuning.

Bawang bombai merah memiliki umbi dan kulitnya berwarna merah. Sedangkan, umbi bawang bombai kuning berwarna kuning pucat dan kulitnya berwarna cokelat.

Di Indonesia, bawang bombai kuning bisa dengan mudah ditemukan di pasaran. Sementara, bawang bombai merah sangat jarang tersedia.

Kandungan gizi bawang bombai

Selain memiliki aroma yang khas dan dapat membuat masakan terasa lebih sedap, bawang bombai ternyata memiliki banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Jadi, memasukkan bawang bombai ke dalam menu masakan adalah pilihan yang tepat.

Melansir USDA Nutrient, berikut ini adalah kandungan gizi bawang bombai dalam 100 gram bahan:

  • Air 89,11 g
  • Energi 40 kcal
  • Protein 1,1 g
  • Lemak 0,10 g
  • Abu 0,35 g
  • Karbohidrat 7.34 g
  • Serat 1,7 g
  • Gula total 4,24 g
  • Kalsium 23 mg
  • Zat besi 0,21 mg
  • Magnesium 10 mg
  • Fosfor 29 mg
  • Kalium 146 mg
  • Natrium 4 mg
  • Seng 0,17 mg
  • Tembaga 0,039 mg
  • Mangan 1,129 mg
  • Fluor 1,1 mg
  • Selenium 0,15 mg
  • Vitamin C 7,4 mg
  • Vitamin B1 0,046 mg
  • Vitamin B2 0,116 mg
  • Vitamin B3 0,123 mg
  • Vitamin B5 0,126 mg
  • Vitamin B6 0,120 mg
  • Folat 19 mcg
  • Kolin 6,1 mcg
  • Vitamin E 0,02 mcg
  • Vitamin K 0,4 mcg

Baca juga: Jangan Disepelekan, Ini 6 Manfaat Luar Biasa Konsumsi Bawang Putih

Manfaat bawang bombai untuk kesehatan

Oleh karena kandungan gizinya, bawang bombai memiliki banyak manfaat kesehatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber Health Line,
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

Health
Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Health
Vaginosis Bakterialis

Vaginosis Bakterialis

Penyakit
5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

Health
Polisitemia Vera

Polisitemia Vera

Penyakit
Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Health
Oligomenore

Oligomenore

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.