Kompas.com - 26/07/2020, 16:30 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com – Adanya terlalu banyak gas dalam lambung-usus dapat menimbulkan gejala-gejala seperti perasaan penuh atau perut kembung.

Kondisi seperti ini kerap kali dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan menganggu aktivitas sehari-hari.

Beruntung, terdapat beberapa cara mengatasi perut kembung, baik secara alami maupun dengan bantuan obat.

Baca juga: 13 Penyebab Sering Sendawa, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Berikut ini adalah cara mengatasi perut kembung yang bisa dipraktikan:

1. Makan lebih lambat dan menguyah makanan sampai halus

Melansir Health Line, penyebab perut kembung sering kali adalah cara makan yang salah, yakni makan terlalu cepat tanpa dikunyah dengan sempurna dan menelan banyak udara.

Keadaan ini dapat diatasi dengan mengubah cara makan, yakni makan lebih lambat dan mengunyah makanan sampai halus sebelum menelannya.

Selain itu, jangan pula minum pada saat makan, tapi minum sesudah makan untuk hindari perut kembung makin parah.

2. Hindari makanan yang dapat meningkatkan gas di lambung

Beberapa makanan dan minuman tertentu dapat meningkatkan produksi gas di dalam perut.

Dengan begitu, beberapa makanan, termasuk minuman berkarbonasi, alkohol, dan makanan tinggi pati, gula, atau serat yang menyebabkan gas perlu dihindari terlebih dahulu untuk mengatasi perut kembung.

Baca juga: Penyebab Sakit Perut Saat Haid dan Cara Mengatasinya

Berikut ini beberapa makanan yang dapat memicu perut kembung:

  • Kacang-kacangan
  • Brokoli
  • Kacang polong
  • Bawang
  • Kubis
  • Bunga kol
  • Pisang
  • Kismis
  • Roti gandum

3. Menghindari makanan berlemak

Menghindari makanan berlemak juga perlu dilakukan untuk mengatasi perut kembung.

Hal itu dikarenakan, konsumsi makanan berlemak hanya akan memperparah keadaan.

Makanan berlemak memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna dan dapat meningkatkan produksi gas di lambung.

Baca juga: 11 Makanan yang Mengandung Lemak Tinggi tapi Justru Menyehatkan

4. Berhenti merokok

Melansir Medical News Today, orang yang merokok menelan lebih banyak udara daripada mereka yang tidak.

Semakin sering seseorang merokok, maka kian banyak udara yang ditelannya.

Tentu saja ada banyak manfaat kesehatan lainnya untuk berhenti merokok.

Orang yang menggunakan rokok elektrik juga menelan lebih banyak udara daripada orang yang tidak, jadi menghindari rokok elektrik juga bisa membantu ketika seseorang memiliki kelebihan gas atau perut kembung.

5. Tidak bicara ketika makan

Sama halnya dengan merokok, bicara sambil makan juga akan mendorong udara masuk ke dalam perut dan menyebabkan perut kembung.

Agar perut kembung tidak semakin parah dan segera mereda, maka hindari bicara ketika makan.

Baca juga: Dokter: Rokok Dapat Tingkatkan Risiko Infeksi Virus Corona

6. Lakukan olahraga ringan

Olahraga dapat membantu menjaga sistem pencernaan tetap dalam kondisi yang baik.

Dengan melakukan olahraga ringan sekalipun, otot-otot perut akan menjadi lebih rileks, sehingga gas berlebih yang terperangkap di lambung-usus diharapkan dapat keluar.

Dengan berjalan ringan setelah makan misalnya, juga dapat membantu mendorong sistem pencernaan memindahkan makanan dengan lancar.

7. Minum probiotik

Probiotik adalah suplemen yang mengandung bakteri sehat yang sudah ditemukan di saluran pencernaan seseorang.

Bakteri baik ini dapat membantu memecah makanan, dan bahkan dapat bekerja untuk memecah gas hidrogen yang diproduksi selama pencernaan.

Terkadang, probiotik dapat menyebabkan peningkatan gas dan kembung. Ini biasanya berumur pendek, dan mungkin akan berkurang ketika tubuh terbiasa dengan bakteri baru.

Baca juga: 9 Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi

8. Kompres air hangat

Kompres hangat pada area perut dapat menjadi pilihan sebagai cara mengatasu perut kembung yang bisa dipraktikan di rumah.

Cara ini dapat membuat otot-otot di saluran penceraan jadi lebih rileks dan dapat menekan rasa tidak nyaman akibat perut kembung.

9. Manfaatkan rempah-rempah dan pijat

Konsumsi tanaman herbal atau rempah-rempah, seperti jahe, jintan, dan daun basil secara empiris dapat meredakan perut kembung.

Selain itu, bawang merah juga dapat digunakan untuk mengobati masalah perut kembung.

Melansir Buku Khasiat Bawang Merah (2007) karya Jaelani, S.Si, untuk mencegah perut kembung makin parah, bawang merah bisa dimanfaatkan sebagai obat balur (pijat) atau baik juga bila dikonsumsi.

Ketika dijadikan obat balur, bawang merah bisa ditumbuk lebih dulu, kemudian dicampur dengan minyak kayu putih secukupnya.

Ramuan tersebut lantas bisa digosokkan pada bagian perut.

Baca juga: 8 Manfaat Bawang Merah untuk Pengobatan

Sedangkan ketika akan digunakan sebagai obat oral, bawang merah bisa diperas kemudian airnya dicampur dengan air rebusan daun halba. Tambahkan 2 sendok makan madu dan minum sehari sekali selagi masih hangat.

10. Penggunaan obat perut kembung

Melansir Buku Obat-obatan Sederhana untuk Gangguan Sehari-hari (2010) oleh Drs. H. T. Tan & Drs. Kirana Rahardja, pengobatan perut kembung secaa mandiri dapat dilakukan dengan sutu obat bebas dimetikon (Aerosol) yang berkhasiat menurunkan tegangan permukaan.

Dengan demikian, gelembung-gelembung gas yang berada dalam jumlah besar di lambung-usus dipermudah desintegrasinya menjadi gelembung-gelembung kecil sekali, sehingga mudah diserap oleh usus.

Demetikon ini sering kali dikombinasi dengan antasida.

Alginat juga memiliki daya kerja yang sama, tetapi lebih lemah.

Zat-zat “antigas” tersebut tidak diserap oleh usus, juga bersifat indiferen atau tidak bereaksi dengan zat lain, sehingga tidak memengaruhi absorpsi dari obat-obat lain.

Oleh karena itu, obat ini dilaporkan boleh diminum oleh ibu hamil dan ibu yang menyusui.

Baca juga: 7 Obat Asam Urat untuk Atasi Nyeri dan Turunkan Kadar Asam Urat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Obat Batuk Kering Alami yang Ampuh ala Rumahan

11 Obat Batuk Kering Alami yang Ampuh ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Pneumonia pada Anak

5 Cara Mengatasi Pneumonia pada Anak

Health
Sindrom Budd-Chiari

Sindrom Budd-Chiari

Penyakit
Apakah Insomnia Berbahaya bagi Kesehatan?

Apakah Insomnia Berbahaya bagi Kesehatan?

Health
Vaskulitis

Vaskulitis

Penyakit
4 Macam Minyak Goreng Paling Sehat

4 Macam Minyak Goreng Paling Sehat

Health
Disleksia

Disleksia

Penyakit
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Sebabkan Serangan Jantung

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Sebabkan Serangan Jantung

Health
Distonia

Distonia

Penyakit
9 Makanan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

9 Makanan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Health
Sindrom Mallory-Weiss

Sindrom Mallory-Weiss

Penyakit
Apa Dampak Buruk Penggunaan Minyak Jelantah terhadap Kesehatan?

Apa Dampak Buruk Penggunaan Minyak Jelantah terhadap Kesehatan?

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
11 Cara Menghilangkan Serak secara Alami, Obat, atau Perawatan Medis

11 Cara Menghilangkan Serak secara Alami, Obat, atau Perawatan Medis

Health
Multiple Myeloma

Multiple Myeloma

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.