Kompas.com - 27/07/2020, 19:33 WIB
Ilustrasi asam lambung, GERD shutterstockIlustrasi asam lambung, GERD

Apabila katup tersebut tidak menutup sempurna atau terlalu sering terbuka, asam yang diproduksi lambung yang seharusnya tetap tinggal di perut bisa naik ke kerongkongan sampai mulut.

Salah satu penyebab asam lambung naik adalah kelainan lambung yang disebut hernia hiatal.

Kondisi ini membuat bagian atas perut dan sfingter esofagus bagian bawah bergerak di atas diafragma.

Diafragma adalah otot yang memisahkan bagian perut dan dada. Biasanya, diafragma membantu menjaga asam tetap di perut.

Bagi penderita hernia hiatal, asam lambung dapat naik ke kerongkongan dan menimbulkan sejumlah gejala penyakit.

Baca juga: Jenis-jenis Obat Asam Lambung

Selain kelainan lambung, penyebab asam lambung naik lainnya bisa dipicu:

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Sering makan terlalu banyak
  • Kebiasaan berbaring setelah makan
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Mengemil dekat dengan jam tidur
  • Makanan makanan penyebab asam lambung naik seperti asupan pedas, asam, dan berlemak
  • Minum alkohol, soda, kopi, atau teh berlebihan
  • Merokok
  • Tekanan pada perut saat hamil
  • Efek samping obat tertentu

Baca juga: Gejala Asam Lambung Naik, Tak Hanya Mual dan Sakit Perut

Diagnosis penyakit asam lambung

Anda perlu berkonsultasi ke dokter apabila gejala asam lambung naik sering kambuh atau terjadi lebih dari dua kali seminggu.

Untuk memastikan diagnosis penyakit, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes seperti:

  • Pemeriksaan penyempitan kerongkongan dengan sinar X
  • Pemeriksaan fungsi dan pergerakan esofagus dan sfingter esofagus bagian bawah
  • Pemantauan kadar keasaman di kerongkongan
  • Endoskopi untuk melihat kondisi kerongkongan dan lambung
  • Biopsi untuk memeriksa kemungkinan infeksi atau kelainan

Cara mengatasi asam lambung naik yang sering kambuh bisa dengan menghindari makanan pemicunya dan hindari makan berlebihan.

Selain itu, penderita juga perlu berhenti merokok, tidak makan dua jam sebelum berbaring, jaga berat badan tetap ideal, dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan jenis obat tepat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X