Kompas.com - 05/08/2020, 10:34 WIB
Ilustrasi diet, diet autoimun ShutterstockIlustrasi diet, diet autoimun

KOMPAS.com - Punya berat badan ideal memang impian banyak orang. Maka tak heran, banyak metode diet beredar dengan klaim ampuh menurunkan berat badan.

Faktanya, tidak semua pola diet yang populer bisa menurunkan berat badan dengan efektif. Bahkan, pola diet yang sembrono bisa membuat berat badan meningkat drastis atau tubuh sering sakit.

Menurut ahli diet dari Cleveland Clinic, Anna Kippen, hal terpentin untuk menurunkan berat badan adalah membentuk kebiasaan makan yang baik.

Baca juga: Hipertermia: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya

Berikut tips sehat untuk menurunkan berat badan dari Kippen:

1. Hindari mengurangi porsi makan secara drastis

Sama seperti makan berlebihan, Kippen mengatakan mengurangi asupan makanan justru merusak kesehatan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengurangi asupan makanan memang bisa membuat badn cepat turun. Namun, pola diet semacam ini juga bisa membuat berat badan kembali naik dengan cepat, yang dalam istilah masa kini dikenal dengan diet yoyo.

Bahkan, mengurangi asupan makanan membawa kita pada risiko berbagai penyakit kronis. Diet bukan berarti membut tubuh kita kelaparan.

Namun, yang perlu kita perhatikan saat diet menurunkan berat badan adalah kualitas makanan yang kita konsumsi bukan kuantitasnya.

2. Perhatikan asupan kalori

Banyak orang menurunkan berat badan dengan mengurangi asupan kalori. Padahal, ita hanya perlu mempertahankan keseimbangan kalori yang masuk dan kalori yang kita bakar saat beraktivitas.

"Tubuh perlu mempertahankan keseimbangan kalori untuk mencapai berat badan ideal namun jumlah kalori yang cukup tidak menjamin tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup," ucap Kippern.

Lalu, apa yang harus kita lakukan?

Menurut Kippen, yang harus kita lakukan adalah memilih makanan berdasarkan kepadatan nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Artinya, kita bisa memilih asupan kalori sehat yang juga mengandung banyak vitamin, mineral, serat, protein, dan lemak sehat.

Makanan kaya nutrisi sangat dibutuhkan oleh sel tubuh agar berfungsi dengan baik dalam mencegah berbagai penyakit.

Selain itu, makanan kaya nutrisi juga membuat kita kenyang lebih lama.

3. Konsumsi sayuran segar

Bukan rahasia lagi bahwa mengonsumsi sayuran adalah cara terbaik untuk mendapatkan berat badan sehat.

Selain itu, kandungan serat di dalam sayuran juga membantu kesehatan pencernaan. Namun, banyak makanan berbahan sayuran yang justru bisa merusak diet kita, seperti keripik bayam atau keripik wortel.

Meski terbuat dari sayuran, makanan tersebut telah ditambahkan berbagai campuran bahan seperti tepung atau garam yang mengurangi nilai nutrisi di dalamnya.

Sayuran yang telah mendapatkan berbagai campuran bahan tersebut biasanya juga mengandung kalori dan lemak yang tinggi.

Sebaiknya, pilihlah sayuran segar. Selain nutrisinya yang tingi,sayuran segar juga rendah kalori namun bisa membuat kita merasa kenyang.

Baca juga: Tips Sarapan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan

4. Pilih buah utuh daripada jus

Minuman yang terbuat dari buah juga seringkali mengandung gula tinggi yang bisa memicu lonjakan gula darah dan sekresi insulin.

Konsumsi gula tinggi juga bisa menambah timbunan lemak dalam tubuh. Tak hanya itu, mengonsumsi makanan bergula tinggi juga bisa memicu rasa lapar dan nafsu makan yang tinggi.

Sebaiknya, pilihlah buah utuh atau segar karena kandungan vitamin, mineral, dan seratnya yang tinggi. Kandungan gula dalam buah segar juga tergolong lebih rendah.

5. Kurangi konsumsi gula

Asupan gula berlebihan bisa memicuobesitas, diabetes tipe II, dan berbagai penyakit kronis lainnya.

Riset juga membuktikan konsumsi gula berlebihan bisa meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Untuk mengurangi asupan gula, kita harus membaca label makanan yang akan dikosumsi untuk memastikan komposisi apa saja yang terkandung di dalamnya.

Pasalnya, banyak makanan kemasan yang diklaim sehat ternyata mengandung gula yang cukup tinggi.

6. Hindari produk rendah lemak

Mengonsumsi makanan tingi lemak bukan berarti akan menambah timbunan lemak dalam tubuh.

Faktanya, lemak adalah sumber utama bahan bakar untuk tubuh dan membantu penyerapan vitamin A, D, E dan K, serta karoten.

Lemak juga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang lebih lama dan menekan nafsu makan.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, yang perlu kita lakukan adalah mengonsumsi lemak sehat seperti minyak zaitun, almond, dan sarden.

Selain itu, hindari makanan yang diproses tinggi karena mengandung banyak lemak tak sehat yang bisa menambah berat badan dan memicu berbagai penyakit.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X