Kompas.com - 04/08/2020, 18:03 WIB
ilustrasi sesak napas shutterstock/Twinsterphotoilustrasi sesak napas

KOMPAS.com - Asma dan penumonia adalah penyakit yang sama-sama mempengaruhi paru-paru kita.

Dua penyakit ini juga sekilas memiliki gejala yang serupa sehingga sulit membedakannya.

Faktanya, asma adalah kondisi kronis yang menyebabkan peradangan periodik dan penyempitan saluran udara.

Penyakit ini mempengaruhi bronkus utama, yang merupakan dua tabung yang bercabang dari trakea (batang tenggorokan).

Baca juga: 5 Obat Darah Tinggi untuk Mengatasi Hipertensi

Sayangnya, asma tidak dapat disembuhkan namun gejalanya bisa dikelola agar tidak membahayakan nyawa penderitanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan pneumonia adalah infeksi paru-paru yang menyebabkan peradangan pada kantung udara.

 

Kondisi ini bisa menyebabkan penumpukan cairan di paru-paru. Berbeda dengan asma, pneumonia bisa disembuhkan.

Meskipun gejalanya mirip, asma dan pneumonia adalah penyakit yang berbeda dan memerlukan metode pengobatan yang berbeda pula.

Beda asma dan pneumonia

Orang yang memiliki kondisi pernapasan kronis seperti asma berisiko lebih tinggi terkena pneumonia.

Menurut Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), orang yang mengalami asma dan terserang flu berisiko tinggi mengalami pneumonia.

Halaman:

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X