Kompas.com - 27/08/2020, 16:34 WIB
Ilustrasi air minum kieferpixIlustrasi air minum

2. Tempat tinggal

Cuaca panas atau lembab bisa membuat Anda berkeringat dan membutuhkan asupan cairan tambahan. Dehidrasi juga bisa terjadi di dataran tinggi.

3. Kondisi kesehatan secara keseluruhan

Tubuh Anda kehilangan cairan saat Anda demam, muntah, atau diare.

Minum lebih banyak air atau ikuti anjuran dokter untuk minum larutan rehidrasi oral.

Kondisi lain yang mungkin memerlukan peningkatan asupan cairan termasuk infeksi kandung kemih dan batu saluran kemih.

Baca juga: 8 Manfaat Minum Air Putih Sebelum Tidur untuk Kesehatan

4. Kehamilan dan menyusui

Wanita yang sedang hamil dan menyusui membutuhkan cairan tambahan agar tetap terhidrasi.

Wanita hamil dianjurkan minum sekitar 10 gelas (2,4 liter) cairan setiap hari. Sedangkan ibu menyusui dianjurkan mengonsumsi sekitar 13 gelas (3,1 liter) cairan sehari.

Minuman lain selain air putih

Anda mungkin berpikir jumlah kebutuhan air minum berarti jenisnya hanya air putih saja. Hal itu tidak sepenuhnya benar.

Melansir dari Healthline, air putih bukan satu-satunya minuman yang berkontribusi pada keseimbangan cairan tubuh.

Minuman dan makanan lain juga dapat memberi pengaruh signifikan.

Anggapan hanya air putih yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan cairan bermula pada mitos bahwa minum kopi dan teh tidak membantu hidrasi tubuh karena bersifat diuretik atau memicu rasa buang air kecil.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.