Kompas.com - 21/09/2020, 13:33 WIB

Setiap orang perlu memperhatikan asupan kafein yang dikonsumsi setiap hari.

Menurut Mayo Clinic, batas aman konsumsi kafein agar tidak mengganggu kesehatan adalah sebanyak 400 miligram, atau setara tiga cangkir kopi per hari.

Jika konsumsi kopi lebih dari jumlah tersebut, seseorang bisa mengalami gejala kelebihan kafein, di antaranya:

  • Mual
  • Sakit kepala
  • Susah tidur
  • Jantung berdebar
  • Sering kencing

Baca juga: Kenapa Jadi Sesak Napas setelah Minum Kopi?

Sensitif pada kafein

Jika Anda tidak merasa kelebihan kafein tetap mual setelah minum kopi, bisa jadi penyebabnya karena sensitif kafein.

Ahli gizi dari Ann Arbor, Michigan, AS, Leah Heck, RDN, menyebut beberapa orang sensitif pada kafein.

"Usia dan berat badan bisa mengubah laju metabolisme kafein. Sehingga, bisa saja orang jadi lebih sensitif pada kafein," jelas Heck.

Penelitian menunjukkan, sensitif pada kafein dapat muncul karena pengaruh gen CYP1A2 dan ADORA2A.

Menurut studi, gen CYP1A2 terkait dengan metabolisme kafein. Sedangkan, gen ADORA2A memengaruhi kecemasan setelah mengonsumsi kafein.

Aktivitas gen tersebut bervariasi, tergantung jenis kelamin, ras, dan kondisi kesehatan.

Baca juga: Kenapa Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi?

Mual bisa lebih parah apabila minum kopi saat perut kosong. Menurut Cleveland Clinic, kafein dapat memicu pelepasan asam lambung biang maag dan gangguan pencernaan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.