Kompas.com - 02/10/2020, 21:04 WIB

KOMPAS.com - Beberapa wanita bisa mengalami kontraksi otot vagina secara tak sadar saat ada upaya penetrasi.

Kontraksi tersebut bisa mencegah terjadinya penetrasi atau munculnya rasa sakit saat berhubungan seksual.

Kondisi ini tergolong disfungsi seksual yang membutuhkan penanganan serius. Vaginismus digolongkan menjadi dua tipe, yakni primer dan sekunder.

Vaginismus primer terjadi ketika ketika penetrasi vagina tidak pernah tercapai.

Sedangkan vaginismus sekunder terjadi ketika penetrasi pernah tercapai namun tidak bisa terulang.

Baca juga: Miss V Sakit setelah Berhubungan Seks, Begini Cara Mengatasinya...

Penyebab

Belum diketahui pasti apa yang bisa menyebabkan vaginismus.

Namun, disfungsi seksual ini bisa terjadi akibat trauma masa lalu, seperti pelecehan seksual atau hubungan yang menyakitkan.

Kondisi ini juga bisa terjadi karena faktor emosional atau tanpa penyebab langsung yang ditemukan.

Gejala

Gejala utama dari vaginismus adalah hubungan seks yang menyakitkan.

Namun, rasa sakit tersebut hanya terjadi saat ada upaya penetrasi.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.