Kompas.com - 03/10/2020, 18:07 WIB

Tak jarang, hal ini juga menyebabkan sensasi seperti mati rasa dan kesemutan yang sangat menganggu.

2. Menyebabkan sakit leher

Sama seperti tulang belakang, tidur tengkurap juga bisa menyebabkan masalah leher.

Pasalnya, tidur tengkurap membuat kepala harus menoleh ke satu sisi agar memudahkan pernapasan.

Hal ini menyebabkan leher bengkok, membuat tulang belakang dan kepala tidak sejajar, yang bisa menyebabkan beberapa kerusakan parah.

Lambat laun, kondisi ini juga bisa menyebabkan saraf terhepit dan iritasi pada saraf.

3. Berbahaya bagi ibu hamil

Sejak awal kehamilan, para wanita harus menghindari posisi tengkurap ketika tidur.

Tidur tengkurap bisa membuat beban tubuh berfokus pada bagian tengah dan meningkatkan tarikan pada tulang belakang yang memicu nyeri punggung akut.

Gejala serangan jantung saat tidur, seperti nyeri dada dan muncul keringat dingin penting dikenali untuk dapat dikonsultasikan segera dengan dokter.

Sebagai solusinya, sebaiknya tidurlah dengan posisi menghadap ke kiri.

Riset 2012 membutikan tidur dengan posisi miring ke kiri akan meningkatkan aliran darah yang sehat sehingga suplai oksigen untuk ibu dan janin berjalan lancar.

Baca juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Punggung Terasa Nyeri saat Bangun Tidur

Tips hindari tidur tengkurap

Berikut beberapa tips untuk menghindari posisi tidur tengkurap:

  • gunakan bantal yang tipis atau tidak menggunakan antal sama sekali. Semakin rata bantal, semakin miring kepala dan leher kita.
  • letakkan bantal di bawah panggul. Cara Ini akan membantu punggung berada dalam posisi yang lebih netral dan mengurangi tekanan pada tulang punggung.
  • lakukan peregangan di pagi hari. Beberapa menit peregangan akan membantu tubuh kembali sejajar dan memperkuat otot-otot pendukung. Pastikan untuk melakukan pemanasan dengan sedikit gerakan sebelum melakukan peregangan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.