Kompas.com - 09/10/2020, 09:26 WIB

KOMPAS.com - Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) seringkali membuat penderitanya susah bernapas. Penyakit ini memang memengaruhi saluran dan kantung udara.

Penyakit ini biasanya dipicu oleh emfisema dan bronkitis. Emfisema menyebabkan kantung udara di paru-paru rusak secara perlahan sehingga aliran udara ke luar tubuh terganggu.

Sedangkan bronkitis menyebabkan peradangan dan penyempitan saluran bronkial, yang menyebabkan pembentukan lendir.

Ada banyak mitos beredar mengenai penyakit ini, yang membuat banyak pasien terlambat mendapatkan perawatan yang tepat.

Baca juga: Tak Hanya Gangguan Jantung dan Paru-Paru, Ini 5 Penyebab Sesak Napas

Menurut ahli paru dari Cleveland Clinic, Kathrin Nicolacakis, berikut empat mitos umum mengenai PPOK:

1. Hanya perokok yang bisa mengalami PPOK

Menurut data Healthline, penyakit paru obstruktif kronis seringkali disebabkan oleh gaya hidup merokok.

Namun, orang yang tak merokok pun juga bisa mengalami penyakit ini.

Data dari National Institutes of Health AS pun menyebut 42 persen penderita PPOK adalah mantan perokok, 34 persen adalah perokok pasif, dan 24 persen sisanya adalah orang yang tidak pernah merokok.

Baik merokok atau tidak, kita harus tetap berhati-hati terhadap kesehatan tubuh.

2. Tidak ada pengobatan untuk PPOK

Faktanya, ada banyak metode pengobatan untuk pasien PPOK. Namun, Nicolacakis mengatakan metode tersebut hanya berfungsi untuk mengontrol gejala agar kondisi pasien semakin membaik.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.