12 Makanan Pantangan Asam Urat yang Perlu Dihindari

Kompas.com - 10/10/2020, 16:33 WIB
Ilustrasi jeroan gabrielabertoliniIlustrasi jeroan

KOMPAS.com – Gout atau penyakit asam urat adalah bentuk artritis yang menyakitkan yang terjadi ketika terlalu banyak asam urat menumpuk dan membentuk kristal di persendian.

Melansir WebMD, tubuh manusia memproduksi asam urat setelah memecah zat yang disebut purin, yang ditemukan di banyak makanan.

Oleh sebab itu, salah satu hal yang dapat membantu Anda mengatasi asam urat adalah dengan mengurangi jumlah purin yang dimakan.

Baca juga: 4 Tahapan Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

Ingatlah bahwa meskipun apa yang Anda makan dapat memengaruhi berapa banyak asam urat yang diproduksi tubuh Anda, efeknya kecil dibandingkan dengan pengobatan.

Tidak ada rencana makan khusus yang benar-benar dapat mencegah asam urat kambuh, tetapi diet asam urat yang baik akan membantu:

  • Capai berat badan yang sehat
  • Mempertahankan kebiasaan makan yang baik
  • Membantu mengontrol kadar asam urat

Makanan pantangan asam urat

Jika Anda termasuk rentan terhadap serangan asam urat mendadak, hindari penyebab utamanya, yakni makanan tinggi purin.

Melansir Health Line, makanan tinggi purin adalah makanan yang mengandung lebih dari 200 mg purin per 3,5 ons (100 gram).

Selain itu, Anda juga harus menghindari makanan tinggi fruktosa, serta makanan purin sedang yang mengandung 150-200 mg purin per 3,5 ons.

Makanan terebut dapat pula memicu asam urat kambuh.

Baca juga: 8 Penyebab Asam Urat Selain Konsumsi Makanan Tinggi Purin

Berikut adalah beberapa makanan utama tinggi purin, makanan yang mengandung purin sedang, dan makanan tinggi fruktosa yang harus dihindari oleh penderita asam urat:

  1. Semua daging organ atau jeroan. Ini termasuk hati, jantung, ginjal, limpa, paru-paru, dan otak sapi maupun hewan ternak lainnya
  2. Daging merah, seperti daging sapi dan daging kambing
  3. Daging bebek atau angsa
  4. Ikan, seperti ikan haring, trout, mackerel, tuna, sarden, teri, haddock, dan banyak lagi
  5. Makanan laut lainnya, seperti kerang, kepiting, udang, dan telur ikan
  6. Minuman manis, terutama jus buah dan soda manis
  7. Semua makanan dan minuman yang mengandung alkohol, seperti arak, bir, wiski, anggur, tuak
  8. Gula tambahan, seperti madu, nektar agave, dan sirup jagung fruktosa tinggi
  9. Makanan yang mengandung ragi
  10. Makanan sumber karbohidrat olahan, seperti roti putih, kue, dan biskuit harus dihindari. Meskipun tidak tinggi purin atau fruktosa, makanan ini rendah nutrisi dan dapat meningkatkan kadar asam urat
  11. Sayur-sayuran tertentu, seperti bayam, kembang kol, brokoli, asparagus, jamur, buncis, kangkung, daun singkong, dan daun pepaya
  12. Buah-buahan tertentu, seperti nanas, nangka, dan durian

Baca juga: 5 Makanan Penyebab Kanker yang Harus Diwaspadai

Mengontrol kadar asam urat dengan menghindari beberapa jenis makanan tertentu baik dilakukan untuk menghindari komplikasi asam urat.

Jika asam urat dibiarkan terus tinggi dalam waktu lama, bisa menimbulkan sejumlah masalah berikut:

  • Tophi atau tofus (benjolan) yang dapat mengikis kulit dan jaringan di sekitar persendian
  • Deformitas sendi
  • Penyakit ginjal
  • Batu ginjal
  • Penyakit jantung
  • Parkinson
  • Katarak atau mengaburkan fungsi penglihatan
  • Sindrom mata kering
  • Kristal urat di paru-paru meski jarang terjadi

Baca juga: 7 Komplikasi Asam Urat yang Harus Diwaspadai

 

 


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X