3 Penyebab Perlemakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Kompas.com - 17/10/2020, 10:31 WIB
Ilustrasi mual Ilustrasi mual

Untuk mendiagnosis perlemakan hati, dokter biasanya akan memeriksa riwayat kesehatan, melakukan pemeriksaan fisik, dan menganjurkan dilakukan satu atau lebih pemeriksaan penunjang.

Bagaimana saja langkahnya?

  • Riwayat kesehatan

Jika dokter mencurigai bahwa Anda mungkin memiliki perlemakan hati, kemungkinan besar mereka akan menanyakan beberapa pertanyaan tentang:

  1. Riwayat kesehatan keluarga, termasuk riwayat penyakit hati
  2. Konsumsi alkohol Anda dan kebiasaan gaya hidup lainnya
  3. Kondisi medis apa pun yang mungkin Anda miliki
  4. Obat apa pun yang mungkin Anda minum
  5. Perubahan terbaru dalam kesehatan Anda

Jika Anda sering merasa lelah, kehilangan nafsu makan, atau gejala lain yang tidak dapat dijelaskan, beri tahu dokter.

  • Pemeriksaan fisik

Untuk memeriksa kemungkinan adanya peradangan hati, dokter mungkin akan meraba atau menekan perut Anda.

Baca juga: 5 Makanan Penyebab Kanker yang Harus Diwaspadai

Jika hati Anda membesar, mereka mungkin bisa merasakannya.

Namun, hati Anda mungkin saja meradang tanpa membesar.

Dokter mungkin tidak dapat mengetahui apakah hati Anda meradang dengan sentuhan.

  • Tes darah

Dalam banyak kasus, penyakit perlemakan hati didiagnosis setelah tes darah menunjukkan peningkatan enzim hati.

Misalnya, dokter mungkin akan menyarankan Anda melakukan alanine aminotransferase test (ALT) dan aspartate aminotransferase test (AST) untuk memeriksa enzim hati Anda.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X