Kompas.com - 10/11/2020, 14:03 WIB
Ilustrasi hamil ShutterstockIlustrasi hamil

KOMPAS.com – Diabetes gestasional adalah bentuk diabetes sementara yang terjadi selama kehamilan ketika tubuh berhenti memproduksi atau merespons insulin secara memadai.

Jika tubuh tidak dapat merespons insulin dengan tepat, kadar gula yang tinggi akan menumpuk di aliran darah dan menyebabkan gejala diabetes.

Melansir Medical News Today, diabetes gestasional berpotensi menyebabkan beberapa risiko kesehatan bagi ibu hamil maupun pada janin.

Baca juga: Berapa Kadar Gula Darah Normal dalam Tubuh?

Risiko kesehatan ini meliputi:

  • Berat lahir bayi yang lebih tinggi
  • Lahir prematur
  • Kadar gula darah rendah pada bayi saat lahir
  • Peningkatan tekanan darah wanita hamil
  • Risiko wanita yang lebih tinggi mengalami preeklamsia selama kehamilan

Diabetes gestasional biasanya hilang setelah kehamilan. Tapi, pada sebagian kasus, diabetes dapat muncul kembali.

Oleh sebab itu, seorang dokter biasanya akan memeriksa kadar gula darah wanita segera setelah melahirkan dan kemudian memeriksa lagi dalam 6 minggu.

60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

4 Gejala Diabetes Gestasional pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai
Mengenal beragam gejala diabetes gestasional pada ibu hamil penting sebagai langkah antisipasi kondisi lebih parah yang mengancam diri dan janin.
Bagikan artikel ini melalui

Jika diabetesnya tidak menghilang atau pernah menghilang tetapi muncul kembali, keadaan tersebut bisa disebut sebagai diabetes tipe 2 atau tetap disebut diabetes gestasional.

Gejala diabetes gestasional pada ibu hamil

Penting untuk mengenal beragam gejala diabetes gestasional pada ibu hamil sebagai langkah antisipasi kondisi lebih parah yang bisa membahayakan ibu hamil sendiri maupun janin.

Tapi, bisakah ibu hamil bisa mengenali gejala diabetes gestasional?

Melansir WebMD, kebanyakan wanita hamil mungkin tidak pernah memiliki tanda-tanda diabetes gestasional.

Baca juga: 8 Komplikasi Diabetes Gestasional Saat Hamil yang Harus Diwaspadai

Itulah mengapa dokter perlu melakukan skrining untuk ibu hamil, biasanya antara minggu ke 24 dan 28 kehamilan.

Tes ini dilakukan dengan memeriksa kadar glukosa darah (gula darah).

Namun, beberapa wanita hamil memperhatikan tanda-tanda halus dari diabetes gestasional.

Gejalanya mirip dengan bentuk diabetes lainnya.

Tapi sayangnya, gejala tersebut juga cenderung menjadi kondisi yang sering dialami oleh kebanyakan wanita hamil, sehingga mudah terlewatkan sebagai tanda bahwa ada sesuatu yang salah.

Berikut ini adalah beberapa tanda atau gejala diabetes gestasional yang bisa diwaspadai:

1. Merasa terus haus

Ibu hamil yang mengalami diabetes getasional mungkin ingin minum lebih banyak dari biasanya.

Baca juga: 5 Makanan Penyebab Diabetes yang Harus Diwaspadai

Mereka akan merasa haus bahkan saat belum makan sesuatu yang asin, bmelakukan aktivitas harian, atau melakukan hal lain yang biasanya akan membuat seseorang menginginkan segelas air tambahan.

2. Lelah

Jika ibu hamil merasa lelah, bahkan di awal hari, itu mungkin lebih dari sekadar ketegangan karena hamil yang menyebabkan mereka begitu lelah.

Apabila megalami kondisi ini, jangan ragu untuk segera tanyakan kepada dokter apakah ibu hamil berisiko terkena diabetes gestasional atau tidak.

3. Mulut kering

Mulut kering bisa terjadi seiring dengan meningkatnya rasa haus yang dialami ibu hamil.

Ibu hamil mungkin ingin minum lebih banyak air untuk menghilangkan perasaan kering.

Keduanya bisa jadi merupakan tanda diabetes gestasional.

Baca juga: 9 Cara Menghilangkan Bibir Hitam Secara Alami

4. Gejala lainnya

Ibu hamil yang mengalami diabetes gestaisonal mungkin juga akan menunjukan tanda atau gejala lain, seperti: 

  • Penglihatan kabur
  • Mual
  • Infeksi kandung kemih, vagina, atau kulit yang sering
  • Sering buang air kecil
  • Gula dalam urine

Wanita mana pun yang mengalami gejala baru atau tidak biasa selama kehamilan harus berbicara dengan dokter.

Dokter mungkin dapat menentukan apakah mereka menderita diabetes gestasional atau kondisi lainnya.

Jika wanita hamil didiagnosis mengalami diabetes gestasiona, dokter mungkin akan meminta mereka memeriksakan diri lebih sering selama sisa kehamilan, sehingga dokter dapat mengawasi kesehatan lebih dekat.

Ibu hamil mungkin juga perlu mengikuti diet ketat dan rencana olahraga, serta memantau kadar gula darah atau minum obat untuk mengontrol diabetes gestasional.

Baca juga: 7 Penyebab Urine Berwarna Gelap yang Perlu Diketahui


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X