Kompas.com - 22/11/2020, 20:05 WIB
Ilustrasi menstruasi. shutterstockIlustrasi menstruasi.

KOMPAS.com - Datangnya tamu bulanan seringkali membuat wanita mengalami berbagai gejala atau sensasi tak nyaman, seperti perubahan suasana hati, kembung, kelelahan, dan kram.

Biasanya, para wanita mencoba mengalihkan pikiran dari sensasi tak nyaman itu dengan mengonsumsi makana favorit.

Tapi, para wanita harus berhati-hati terhadap asupan makanan yang dikonsumsi selama menstruasi.

Bisa jadi, makanan tersebut justru membuat gejala yang kerap datang selama menstruasi semakin memburuk.

Baca juga: Gangguan Kecemasan Picu Komplikasi Serius, Begini Cara Mencegahnya

Berikut makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat menstruasi:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Kopi

Jika Anda tidak ingin gejala yang datang saat menstruasi bertambah parah, kurangi asupan kafein.

Kopi merupakan minuman mengandung kafein tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, dapat menyebabkan vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah.

Akibatnya, kram dan kembung yang kerap datang saat menstruasi bisa semakin parah.

2. Karbohidrat olahan dan gula

Gula darah banyak berfluktuasi saat sedang menstruasi. Mengonsumsi makanan tinggi gula bisa semakin memperparah lonjakan gula darah.

Selain itu, gula bersifat inflamasi dan dapat meningkatkan risiko kram.

Gula juga menyebabkan tubuh menahan natrium dan air, yang menyebabkan kembung dan perubahan suasana hati.

3. Produk susu

Mengonsumsi produk olahan susu saat menstruasi bisa menyebabkan kram.

Pasalnya, produk susu - seperti keju dan es krim - mengandung asam arakidonat (asam lemak omega-6), yang dapat meningkatkan peradangan dan memperparah nyeri haid.

4. Makanan berlemak

Makanan berlemak dapat meningkatkan jumlah prostaglandin dalam tubuh.

Kondisi ini dapat membuat rahim berkontraksi. Kontraksi rahim akan menambah kram dan memicu rasa tak nyaman.

Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh yang dapat memperburuk nyeri haid.

5. Makanan olahan

Hindari makanan olahan sebanyak mungkin saat sedang menstruasi. Pasalnya, nahan tambahan pada makanan olahan bisa memperparah kram.

Selain itu, makanan olahan mengandung lemak trans tinggi yang dapat menyebabkan peradangan pada tubuh dan memperburuk gejala selama menstruasi.

Baca juga: Hipertensi Pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

6. Makanan tinggi garam

Makanan yang mengandung garam atau natrium dalam jumlah tinggi juga harus dihindari selama menstruasi.

Pasalnya, makanan tersebut dapat memperparah kembung dan retensi air di tubuh.

7. Cokelat

Cokelat dapat meningkatkan kadar prostaglandin yang memicu kram saat menstruasi.

Jika ingin mengonsumsi cokelat saat menstruasi, sebaiknya pilih cokelat hitam. Namun, tetap saja harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X