Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/12/2020, 14:00 WIB
  • kacang almond
  • biji bunga matahari
  • minyak seperti bunga matahari, safflower dan minyak kedelai
  • kacang hazel.

3. Vitamin A

Vitamin A adalah penangkal infeksi yang tersedia dalam bentuk makanan hewani seperti ikan, daging dan produk susu atau dari karotenoid tumbuhan.

Makanan hewani yang kaya akan vitamin A, misalnya tuna. Sedangkan makanan nabati yang mengandung vitamin A, antara lain:

  • wortel
  • ubi jalar
  • labu
  • blewah.
  • sayuran berdaun hijau.

Baca juga: Mengenal 3 Jenis Tes Covid-19, Mana yang Paling Akurat?

4. Vitamin D

Vitamin D adalah salah satu nutrisi paling penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.

Selain dari sinar matahari, asupan vitamin D bisa kita dapatkan dalam makanan berikut:

  • ikan salmon
  • ikan kembung
  • tuna
  • sarden
  • susu
  • sereal.

5. Folat atau asam folat

Folat adalah bentuk alami dan asam folat adalah bentuk sintetis, yang sering ditambahkan ke makanan karena manfaat kesehatannya.

Untuk mendapatkan lebih banyak folat, kita bisa mengonsumsi kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau.

Asupan folat juga bisa kita dapatkan dari alpukat. Sedangkan asam folat biasanya ditambahkan dalam beberapa jenis makanan seperti, seperti pasta, roti, atau beras.

6. Zat besi

Zat besi berfungsi membantu tubuh membawa oksigen ke sel, yang berperan dalam banyak proses sistem kekebalan.

Asupan zat besi bisa kita dapatkan dari makanan berikut:

  • daging merah
  • ayam
  • sarden kalengan
  • tiram
  • remis
  • Kerang.

Baca juga: Gejala Tipes di Tahap Awal dan Lanjut

7.Selenium

Selenium memiliki efek kuat pada sistem kekebalan yang penting untuk mencegah infeksi.

Makanan kaya akan selenium antara lain:

  • makanan laut, seperti tuna, halibut, sarden
  • daging merah
  • daging unggas.

Jika Anda seorang vegetarian, asupan selenium bisa didapatkan dari makanan berikut:

  • kacang polong
  • brokoli
  • kubis.

8. Seng

Seng dibutuhkan untuk produksi sel sistem kekebalan baru. Zat ini bisa ditemukan terutama dalam berbagai makanan berikut:

  • tiram
  • kepiting.
  • daging merah dan unggas tanpa lemak
  • kacang panggang
  • yogurt
  • Buncis.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+