Kompas.com - 16/12/2020, 12:04 WIB
Ilustrasi Diy13/ThinkstockIlustrasi

KOMPAS.com - Saat tubuh mencerna makanan, makanan akan bergerak melalui usus besar yang menyerap kelebihan air darinya.

Ketika makanan tersebut bergerak terlalu lambat, usus besar dapat menyerap terlalu banyak air, sehingga menyebabkan tinja keras, kering, dan sulit dikeluarkan.

Kebanyakan orang sehat buang air besar (BAB) antara tiga kali sehari hingga tiga kali seminggu.

Baca juga: 12 Cara Mengatasi Sembelit Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Ketika tubuh mencerna makanan secara tidak efisien, pola normal BAB seseorang menjadi melambat.

Jika kodisi tersebut menyebabkan feses keras, seseorang mungkin akan mengalami kesulitan buang air besar.

Berikut ini adalah beragam gejala BAB keras yang dapat dikenali:

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya
Kenali beragam penyebab BAB keras dan cara mengatasinya sebagai langkah baik untuk bisa terhindari dari kondisi medis yang mengganggu tersebut.
Bagikan artikel ini melalui
  • Merasa perlu BAB tetapi tidak bisa melakukannya
  • Mengejan kuat untuk saat BAB
  • Sakit saat BAB
  • Berdarah saat BAB
  • Tidak bisa BAB
  • Sakit perut

Penyebab BAB keras

Melansir Medical News Today, ada banyak masalah berbeda yang dapat memperlambat pencernaan hingga membuat tinja mengeras.

Beberapa penyebab BAB keras paling umum, meliputi:

1. Penuaan

Seiring bertambahnya usia, perubahan dalam tubuh dapat menyebabkan sembelit.

Baca juga: 8 Tips Mencegah Sembelit Saat Puasa

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Osteoartritis

Osteoartritis

Penyakit
Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Bintitan

Bintitan

Penyakit
Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Health
Glositis

Glositis

Penyakit
9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Health
Malnutrisi Energi Protein

Malnutrisi Energi Protein

Penyakit
Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Health
Bau Mulut

Bau Mulut

Penyakit
8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

Health
Inkompatibilitas Rhesus

Inkompatibilitas Rhesus

Penyakit
Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Health
Abses Gigi

Abses Gigi

Penyakit
8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

Health
Listeriosis

Listeriosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.