Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Kompas.com - Diperbarui 21/05/2022, 19:09 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

5. Penyakit kronis lainnya

Berbagai macam penyakit kronis lain, termasuk diabetes, penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, hipotiroidisme, dan kanker, dapat menyebabkan sembelit kronis dengan tanda feses keras.

6. Efek samping pengobatan

Obat-obatan tertentu, seperti antidepresan dan beberapa pereda nyeri, dapat memperlambat pencernaan dan menjadi penyebab BAB keras.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi BAB Keras Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Terapi radiasi mungkin juga memiliki efek ini.

7. Pola makan rendah serat dan air

Pola makan yang sangat rendah serat dan air dapat menyebabkan sembelit atau feses keras.

Ini karena serat dapat melancarkan jalan makanan di dalam saluran pencernaan dan menyerap air untuk melunakkan tinja.

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

Dehidrasi maupun kepekaan terhadap makanan atau asupan makanan bergula tinggi juga dapat menyebabkan sembelit.

8. Kehamilan dan persalinan

Kadar hormon yang berfluktuasi dan perubahan dalam tubuh wanita, seperti peningkatan tekanan dasar panggul, dapat menjadi penyebab tinja keras selama kehamilan atau setelah melahirkan.

Komplikasi BAB keras

Tinja yang keras dapat menumpuk di saluran pencernaan, menyebabkan kerusakan pada lapisannya.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Susah BAB saat Hamil

Komplikasi dari BAB keras dapat meliputi:

  • Fisura ani
  • Impaksi tinja
  • Wasir
  • Penyumbatan usus
  • Prolaps rektum.

Mencegah hal ini terjadi dengan menjaga tinja selembut mungkin dapat membantu.

Cara mengatasi BAB keras

Jika tidak ada darah di tinja atau rasa sakit yang parah, seseorang mungkin ingin memulai dengan mencoba melunakkan tinja di rumah.

Merangkum Health Line, berikut ini adalah beragam cara mengatasi BAB keras secara alami maupun dengan bantuan obat yang tersedia:

1. Pijat perut

Terkadang pijat perut dapat membantu merangsang usus jika tidak cukup bergerak untuk membantu pencernaan lebih cepat.

Menggosok perut dengan gerakan memutar diyakini bisa membantu.

Baca juga: 12 Penyebab Susah BAB, Bukan Hanya Sembelit

2. Minum lebih banyak air

Peningkatan air di saluran pencernaan dapat membuat feses menjadi lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan.

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau