Kompas.com - 24/12/2020, 06:04 WIB

Mulanya, virus penyebab campak bisa masuk ke tubuh melalui mulut, hidung, atau mata.

Sesampaiya di sana, virus kemungkinan besar akan masuk ke paru-paru, di mana virus ini menginfeksi sel kekebalan.

Sel-sel yang telah terinfeksi kemudian pindah ke kelenjar getah bening, tempat virus berpindah ke sel lain.

Sel-sel ini lantas bergerak ke seluruh tubuh, melepaskan partikel virus ke dalam darah.

Saat darah mengalir ke seluruh tubuh, ia membawa virus ke berbagai organ tubuh, termasuk hati, kulit, sistem saraf pusat, dan limpa.

Di kulit, virus campak dapat menyebabkan peradangan pada kapiler. Hal inilah yang dapat menimbulkan ciri khas ruam campak.

Baca juga: Kenali Gejala Campak dan Pencegahannya

Virus juga bisa melewati sawar darah-otak dan memasuki otak pada sekitar 1 dari 1.000 orang. Kondisi ini bisa menyebabkan pembengkakan di otak yang mungkin mengancam nyawa.

Sementara, infeksi di paru-paru bisa menyebabkan seseorang batuk yang menularkan virus ke orang lain.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan bahwa seseorang dapat menularkan virus penyebab campak dari 4 hari sebelum dan sekitar 4 hari setelah ruam muncul.

Infeksi di antaranya dapat menyebar melalui:

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.