Kompas.com - 04/01/2021, 20:02 WIB

KOMPAS.com - Penyakit alzheimer adalah gangguan saraf yang membuat otak menyusut dan sel otak mati secara bertahap.

Penyakit ini merupakan penyebab utama demensia atau penurunan fungsi daya pikir, perilaku, dan keterampilan sosial.

Melansir Mayo Clinic, alzheimer dapat terjadi karena gangguan fungsi protein otak.

Dampaknya cukup fatal. Sel saraf bisa rusak, kehilangan koneksi satu sama lain, akhirnya mengganggu kinerja otak.

Baca juga: Anda Susah Tidur? Segera Atasi Agar Bebas Penyakit Alzheimer

Sejumlah ahli menyebut penyebab alzheimer berasal dari kombinasi faktor genetik, gaya hidup tak sehat, dan faktor lingkungan. Antara lain:

  • Pertambahan usia
  • Faktor keturunan
  • Mengalami down syndrome
  • Memiliki riwayat gangguan kognitif ringan
  • Pernah mengalami cedera kepala
  • Sering terpapar polusi udara
  • Kerap minum alkohol berlebihan
  • Pola tidur buruk
  • Malas bergerak dan jarang olahraga
  • Berat badan berlebih
  • Merokok
  • Tekanan darah, kolesterol, dan gula darah tinggi tidak terkontrol

Penyakit azheimer yang sudah parah dapat menyebabkan komplikasi akibat hilangnya fungsi otak, seperti dehidrasi akut, kekurangan gizi, atau infeksi yang berdampak fatal.

Baca juga: Beda Gejala Demensia dan Alzheimer, Serupa tapi Tak Sama

Melansir Alzheimer's Association, berikut beberapa gejala alzheimer yang kerap tidak disadari:

1. Sering lupa

Sering lupa sampai mengganggu kehidupan sehari-hari merupakan salah satu gejala alzheimer yang cukup umum.

Tanda alzheimer ini bisa berupa lupa informasi yang baru dipelajari, misalkan lupa tanggal atau acara penting padahal baru diberi tahu.

Ada juga penderita yang kerap menanyakan pertanyaan yang sama berulang kali.

2. Sulit mengingat urutan atau memecahkan masalah

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Gejala alzheimer lainnya yakni menurunnya kemampuan mencerna dan memecahkan suatu persoalan.

Hal itu tak jarang membuat penderitanya susah mengerjakan sesuatu berdasarkan urutan dan susah konsentrasi.

Misalkan tak bisa mengerjakan resep masakan yang biasanya diolah atau mengerjakan sesuatu langkah demi langkah.

Kondisi ini menyebabkan orang dengan alzheimer membutuhkan waktu lebih lama untuk mengerjakan sesuatu.

Baca juga: Kenali Perbedaan Sakit Kepala Gejala Tumor Otak dan Penyakit Lainnya

3. Tak bisa menyelesaikan tugas yang biasa dikerjakan

Penderita alzheimer tak jarang kesulitan merampukan pekerjaan yang sehari-hari dikerjakan.

Mereka bisa kesusahan mengemudi sembari mengingat jalan yang biasa disambangi sampai tak bisa membuat daftar belanjaan biasanya.

Ada kalanya, penderita juga tak bisa mengingat aturan serta lupa caranya menggunakan suatu alat sederhana seperti microwave.

4. Bingung dengan waktu dan tempat

Ilustrasi bingungWavebreakmedia Ltd Ilustrasi bingung
Orang dengan alzheimer juga kerap mengalami disorientasi atau bingung dengan waktu dan tempat.

Mereka bisa lupa tanggal, musim, atau segala sesuatu yang tidak sedang terjadi.

Terkadang, ada juga penderita yang lupa mereka sedang ada di mana dan bingung bagaimana mereka bisa berada di sana.

Baca juga: Apa Itu Radang Otak?

5. Susah memahami gambaran visual dan spasial

Penyakit alzheimer terkadang menyebabkan gangguan penglihatan pada penderitanya.

Kondisi ini membuat mereka kesulitan membaca, menentukan warna, sampai memperkirakan jarak.

Dampaknya, tak jarang penderita jadi mengalami gangguan keseimbangan sampai kesulitan mengemudi kendaraan.

6. Tidak lancar berbicara atau menulis

Ilustrasi otakShutterstock Ilustrasi otak
Gejala alzheimer dapat menurunkan kemampuan berbahasa penderitanya, termasuk dalam berbicara maupun menulis.

Mereka jadi kesulitan berkomunikasi dengan orang lain. Tak jarang, penderita berhenti di tengah percakapan karena bingung cara melanjutkannya.

Mereka kerap kesulitan memilih kosakata, susah menamai objek yang sebelumnya sudah dikenal, atau keliru menyebut nama.

Baca juga: Kanker Otak Glioblastoma: Gejala, Diagnosis, Cara Mengobati

7. Menarik diri dari lingkungan sosial

Tanda alzheimer lainnya juga dapat dikenali dengan perilaku menarik diri dari lingkungan sosial.

Hal itu tak lepas dari menurunnya kemampuan berpikir dan berkomunikasi dengan orang lain.

Akibatnya, mereka jadi enggan bekerja, tidak mau menjalani hobi, atau terlibat sesuatu dengan orang lain.

8. Gangguan suasana hati dan kepribadian

Gejala alzheimer lainnya yakni perubahan suasana hati dan kepribadian dari kondisi biasanya.

Penderita umumnya merasa bingung, curiga, depresi, takut, sekaligus cemas.

Tak pelak, penderita alzheimer jadi mudah kesal saat berada di rumah atau berinteraksi dengan orag lain.

Jika Anda atau orang terdekat merasakan beberapa gejala alzheimer di atas, segera konsultasikan ke dokter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.