Kompas.com - 07/01/2021, 12:00 WIB

KOMPAS.com - Mengonsumsi makanan yang sama setiap hari tentu terasa membosankan, bukan?

Itu sebabnya, kita perlu memberikan variasi pada pola makan kita.

Bahkan, ahli kesehatan pun menyarankan kita untuk menggonta-ganti menu makan agar kebutuhan nutrisi kita terjaga.

"Mengonsumsi makanan yang bervariasi tak hanya membuat rutinitas makan menjadi menarik dan segar. Cara ini juga memberikan manfaat nutrisi yang mengesankan," ucap ahli diet Beth Czerwony.

Baca juga: Olahraga di Usia Senja Tingkatkan Risiko Cedera, Begini Solusinya

Berikut berbagai manfaat menggonta-ganti menu makan harian kita:

1. Mendapatkan lebih banyak nutrisi

Mengonsumsi makanan yang sama meningkatkan peluang kita untuk kehilangan nutrisi.

Misalnya, kacang mete dan kacang pinus merupakan sumber magnesium yang baik.

Tetapi jika Anda tidak pernag makan biji bunga matahari dan hazelnut, Anda mungkin kekurangan vitamin E.

Aturan yang sama berlaku untuk warna makanan. Setiap warna makanan juga membawa manfaat nutrisi yang berbeda dan penting untuk kesehatan tubuh.

Misalnya, sayuran dan buah-buahan hijau memberi Anda banyak fitonutrien nabati seperti klorofil.

Tetapi Anda mungkin kekurangan fitonutrien dari makanan nabati merah, oranye, kuning, dan biru atau ungu.

Jadi, pastikan untuk mengisi setengah piring Anda dengan buah dan sayuran, lalu tambahkan biji-bijian dan protein.

Cobalah untuk menambahkan variasi warna baru ke dalam pola makan kita seperti kembang kol ungu, asparagus putih, ubi jalar dan wortel berwarna pelangi.

Jika Anda tidak yakin harus mulai dari mana, konsultasikan dengan ahli diet.

2. Meningkatkan harapan hidup

Mengonsumsi makanan bergizi dengan banyak variasi dapat menurunkan risiko kematian.

Riset yang menguji 59.000 wanita menemukan mereka yang menggonta-ganti makanan 16 hingga 17 makanan sehat memiliki risiko kematian 42 persen lebih rendah.

Menurut peneliti, variasi makanan sama pentingnya dengan membatasi makanan yang tidak sehat.

Jadi, alih-alih hanya berfokus pada membatasi makanan yang tak sehat, pastikan untuk meningkatkan variasi nutrisi dalam makanan Anda dengan mengonsumsi banyak sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian, lemak sehat dan protein tanpa lemak.

Baca juga: Bahaya Fenomena Fajar untuk Pasien Diabetes dan Cara Mengatasinya

3. Mengurangi risiko sindrom metabolik

Dalam sebuah penelitian, para peneliti membandingkan dua kelompok pria dan wanita, usia 40 hingga 69 tahun.

Kelompok pertama memasukkan berbagai makanan ke dalam pola diet mereka seperti ikan, sayuran, rumput laut, buah-buahan, kacang-kacangan, dan sejenisnya.

Kelompok kedua mengonsumsi makanan dengan variasi terbatas. Dari analisis data, terbukti bahwa mereka yang sering menggonta-ganti makanan memiliki risiko sindrom metabolik yang lebih rendah.

Sindrom metabolik merupakan faktor risiko terjadinya obesitas, peningkatan kadar kolesterol, dan kadar glukosa, meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke.

4. Menurunkan berat badan

Sering menggonta-ganti makanan membantu meningkatkan keragaman bakteri baik di usus.

Keragaman bakteri baiik pada pencernaan membantu meningkatkan kesehatan tubuh dan membantu menurunkan berat badan.

Salah satu cara terbaik untuk mencapai bakteri usus yang diubah ini adalah dengan mengonsumsi berbagai buah dan sayuran dalam berbagai warna dalam makanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.