Kompas.com - 09/01/2021, 08:08 WIB
Ilustrasi sel darah merah normal dan anemia atau kekurangan sel darah merah. SHUTTERSTOCK/solar22Ilustrasi sel darah merah normal dan anemia atau kekurangan sel darah merah.

KOMPAS.com - Anemia aplastik adalah kondisi saat tubuh berhenti memproduksi sel darah baru dalam jumlah yang cukup.

Masalah kesehatan langka ini membuat sumsum tulang tidak bisa membuat sel darah merah, sel darah putih, trombosit, atau ketiganya.

Kondisi ini membuat penderitanya jadi lebih mudah lelah, rentan terkena infeksi, dan menyebabkan pendarahan sulit terkontrol.

Berikut gejala, penyebab dan cara mengatasi anemia aplastik yang perlu diketahui.

Baca juga: Waspada, Suka Makan Es Batu Berisiko Rusak Gigi dan Tanda Anemia

Gejala anemia aplastik

Melansir Mayo Clinic, beberapa gejala anemia aplastik yang jamak dirasakan penderitanya yakni:

  • Kelelahan
  • Sesak napas
  • Jantung berdebar kencang dan tidak teratur
  • Kulit pucat
  • Tubuh mudah terkena infeksi
  • Muncul memar tanpa sebab jelas
  • Kerap mimisan dan gusi berdarah
  • Jika ada luka, pendarahan berkepanjangan
  • Ruam di beberapa bagian kulit
  • Kerap pusing dan sakit kepala
  • Demam

Gejala anemia aplastik bisa terjadi dalam waktu singkat atau berkepanjangan. Kondisi penyakit ini juga bisa ringan, parah, bahkan fatal.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Anemia Aplastik: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi
Anemia aplastik membuat sumsum tulang tidak bisa memproduksi sel darah merah, putih, trombosit, atau ketiganya. Kenali gejala sampai penyebabnya.
Bagikan artikel ini melalui

Baca juga: Anemia: Gejala dan Cara Mengatasi

Penyebab anemia aplastik

Anemia aplastik dapat muncul sejak lahir atau anemia aplastik bawaan. Ada juga jenis anemia aplastik yang muncul secara perlahan atau tiba-tiba.

Penyebab anemia aplastik paling umum adalah gangguan sistem daya tahan tubuh yang menyerang sel induk di sumsum tulang.

Seperti diketahui, sel induk di sumsum tulang bertuugas menghasilkan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.

Pada penderita anemia aplastik, sel punca rusak. Akibatnya, sumsum tulang menjadi kosong atau aplastik.

Baca juga: 6 Cara Mencegah Penyakit Anemia

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kaki Bengkak

Kaki Bengkak

Penyakit
7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Perut Terasa Panas

Perut Terasa Panas

Penyakit
Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Health
Infeksi Bakteri

Infeksi Bakteri

Penyakit
15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

Health
Kulit Mengelupas

Kulit Mengelupas

Penyakit
3 Asam Amino Esensial yang Paling Berperan untuk Pertumbuhan Otot

3 Asam Amino Esensial yang Paling Berperan untuk Pertumbuhan Otot

Health
Lidah Terasa Asam

Lidah Terasa Asam

Penyakit
Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Health
Payudara Bengkak

Payudara Bengkak

Penyakit
7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

Health
Punggung Panas

Punggung Panas

Penyakit
Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Health
Gangguan Penyimpanan Lisosom

Gangguan Penyimpanan Lisosom

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.