Kompas.com - 20/01/2021, 10:00 WIB
Ilustrasi sel darah merah normal dan anemia atau kekurangan sel darah merah. SHUTTERSTOCK/solar22Ilustrasi sel darah merah normal dan anemia atau kekurangan sel darah merah.

KOMPAS.com – Tumbuh kembang anak menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh orangtua. Namun, sering kali tumbuh kembang anak tidak berjalan mulus akibat adanya berbagai kondisi tubuh.

Salah satu kondisi yang ditakuti oleh para orangtua adalah anemia, terutama akibat kekurangan atau defisiensi zat besi.

Baca juga: 10 Makanan untuk Penderita Anemia

Anemia defisiensi besi pada anak dapat memberi efek negatif pada perkembangan anak.

Zat besi adalah nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Zat besi membantu memindahkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan membantu otot menyimpan dan menggunakan oksigen tersebut.

Kekurangan zat besi pada anak adalah masalah umum. Anda dapat dengan mudah menemui anak yang mengalami kekurangan zat besi.

Ada anak yang kekurangan zat besi dengan kondisi ringan hingga yang mengalami anemia defisiensi besi, kondisi di mana darah tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apabila kondisi tersebut tidak diobati, maka pengaruhnya ke pertumbuhan dan perkembangan anak.

Kandungan zat besi ideal di tubuh anak

Bayi dilahirkan dengan zat besi yang tersimpan di dalam tubuh mereka. Walaupun begitu, masih dibutuhkan asupan zat besi tambahan agar pertumbuhan dan perkembangan anak maksimal.

Berikut ini adalah daftar kebutuhan zat bayi pada anak berdasarkan usianya:

  • Usia 7-12 bulan: 11 mg zat besi setiap hari
  • Usia 1-3 tahun: 7 mg zat besi setiap hari
  • Usia 4-8 tahun: 10 mg zat besi setiap hari
  • Usia 9-13 tahun: 8 mg zat besi setiap hari
  • Usia 14-18 tahun, pria: 15 mg zat besi setiap hari
  • Usia 14-18 tahun, gadis: 11 mg zat besi setiap hari

Baca juga: 7 Gejala Anemia Pada Wanita

Penyebab anemia defisiensi besi pada anak

Beberapa penyebab anemia defisiensi besi pada anak:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Impotensi
Impotensi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.