Kompas.com - 18/01/2021, 20:02 WIB
Tenaga kesehatan menunjukkan vaksin Sinovac Covid-19 saat pelaksanaan vaksin untuk tenaga medis di RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (14/1/20210). Vaksinasi tahap awal akan menargetkan 1,48 juta tenaga kesehatan yang dijadwalkan berlangsung dari Januari hingga Februari 2021. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOTenaga kesehatan menunjukkan vaksin Sinovac Covid-19 saat pelaksanaan vaksin untuk tenaga medis di RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (14/1/20210). Vaksinasi tahap awal akan menargetkan 1,48 juta tenaga kesehatan yang dijadwalkan berlangsung dari Januari hingga Februari 2021.

KOMPAS.com - Pemerintah telah memulasi vaksinasi Covid-19 dengan vaksin CoronaVac buatan Sinovac Biotech, pada Rabu (13/1/2021).

Vaksinasi dilakukan setelah terbit izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Persetujuan tersebut diberikan berdasarkan hasil analisis uji klinis fase ketiga di Bandung dengan efikasi 65,3 persen.

Baca juga: Kenapa Vaksin Influenza Penting di Masa Pandemi Corona?

Arti efikasi adalah tingkat kemanjuran atau kemampuan vaksin dalam memberikan manfaat bagi individu yang divaksinasi.

Efikasi dihitung pada fase uji klinis dengan membandingkan tingkat penurunan insiden penyakit pada kelompok yang sudah divaksinasi, dengan kelompok yang tidak divaksinasi pada kondisi optimal.

Menurut penjelasan Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19, Kusnandi Rusmil, uji klinis fase pertama dan kedua vaksin Sinovac dilakukan di China.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan uji klinis fase ketiga dilakukan di Indonesia, Brasil, sampai Turki. Dari hasil riset, efikasi vaksin Sinovac di Indonesia sebesar 65,3 persen, di Turki mencapai 91,25, dan di Brasil hasil finalnya sebesar 50,4 persen.

Ahli alergi dan imunologi Iris Rengganis menjelaskan kenapa besarnya efikasi vaksin Sinovac di beberapa negara bisa berbeda-beda.

Baca juga: Vaksin Influenza: Manfaat, Efek Samping, Peringatan

“Karena pengaruh karakteristik subjek ujinya. Efikasi vaksin nilainya akan tinggi jika subjek ujinya adalah kelompok berisiko tinggi,” jelas Iris, dalam Diskusi Virtual Efikasi dan Keamanan Vaksin Covid-19, Minggu (17/1/2021).

Selain itu, Iris menyebutkan latar belakang kelompok sukarelawan yang diuji dan kondisi tingkat penularan penyakit di wilayah uji klinis juga memengaruhi besarnya efikasi.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sifilis

Sifilis

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Health
Psikosis

Psikosis

Penyakit
4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nistagmus

Nistagmus

Penyakit
6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

Health
Tamponade Jantung

Tamponade Jantung

Penyakit
9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
Buta Warna

Buta Warna

Penyakit
13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.