Kompas.com - 20/01/2021, 16:09 WIB

Otot di dinding kerongkongan Anda juga mungkin lemah, suatu kondisi yang cenderung memburuk seiring waktu.

Baca juga: Kapan Harus ke Dokter Ketika Sakit Tenggorokan?

2. Kejang esofagus yang menyebar

Spasme esofagus difusa (SED) adalah kondisi yang menghasilkan beberapa tekanan tinggi dan kontraksi esofagus yang tidak terkoordinasi dengan baik biasanya setelah Anda menelan.

Kejang yang menyebar memengaruhi otot tak sadar di dinding esofagus bagian bawah.

3. Striktur esofagus

Kerongkongan yang menyempit (striktur) dapat menjebak makanan dalam jumlah besar.

Tumor atau jaringan parut, sering kali disebabkan oleh penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD), dapat menyebabkan penyempitan.

4. Tumor esofagus

Kesulitan menelan cenderung semakin memburuk saat tumor esofagus hadir.

Baca juga: 10 Cara Mengobati Sakit Tenggorokan Secara Alami

5. Benda asing

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.